BoltimPemerintahanPeristiwa

Hari Desa Nasional 2026, Boltim Fokus Ketahanan Pangan dan Koperasi Desa

159
×

Hari Desa Nasional 2026, Boltim Fokus Ketahanan Pangan dan Koperasi Desa

Sebarkan artikel ini
Bupati Oskar Manoppo Tegaskan Pembangunan Nasional Dimulai dari Desa

Boltim, PilarAktual.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, memimpin apel seluruh camat dan sangadi se-Kabupaten Boltim dalam rangka peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Gogaluman, Tutuyan, Kamis (15/1/2026), dan menjadi momentum konsolidasi arah pembangunan desa berbasis kebijakan nasional.

Dalam apel tersebut, Bupati Oskar Manoppo membacakan sambutan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto.

Menteri menegaskan bahwa pembangunan nasional harus dimulai dari desa, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Pembangunan Indonesia dimulai dari bawah, dimulai dari desa. Desa bukan lagi objek pembangunan, tetapi subjek yang menentukan arah ekonomi nasional,” ujar Oskar Manoppo saat membacakan sambutan Menteri Desa.

Baca Juga :  Tutup Bimtek PAUD di Manado, Rosita Manoppo Pobela Tekankan Pentingnya Pencegahan Stunting Sejak Dini

Memasuki Tahun 2026, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal telah menetapkan arah kebijakan penggunaan Dana Desa melalui Permendesa PDTT Nomor 16 Tahun 2025.

Kebijakan tersebut menekankan penggunaan Dana Desa secara fokus, terukur, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Prioritas pertama adalah penguatan ketahanan pangan dan swasembada desa.

Seluruh pemerintah desa didorong memaksimalkan pemanfaatan lahan desa agar mampu menjadi lumbung pangan lokal sekaligus menopang kedaulatan pangan nasional.

Prioritas kedua ialah akselerasi Koperasi Desa Merah Putih.

Tahun 2026 ditetapkan sebagai tahun percepatan koperasi desa, dengan target setiap desa memiliki koperasi yang sehat, profesional, dan mampu memutus rantai distribusi panjang yang merugikan petani serta nelayan.

Baca Juga :  Wakapolres Mitra Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Empati

Selanjutnya, Dana Desa diarahkan untuk pemberantasan kemiskinan ekstrem dan penanganan stunting. Pemerintah desa diminta memastikan tidak ada warga yang mengalami kelaparan dan tidak ada anak-anak desa yang kekurangan gizi.

Efisiensi anggaran menjadi prioritas keempat.

Pemerintah desa diingatkan agar tidak menggunakan Dana Desa untuk kegiatan seremonial atau pembangunan yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat.

Dana Desa harus difokuskan pada infrastruktur produksi dan peningkatan ekonomi rakyat.

Usai apel, Bupati Oskar Manoppo menyerahkan piagam penghargaan kepada empat desa yang naik status dari Desa Maju menjadi Desa Mandiri Tahun 2025, yakni Desa Kotabunan Selatan, Buyat Barat, Buyat II, dan Dodap Pantai.

Penghargaan juga diberikan kepada Desa Nuangan I, Tombolikat, dan Molobog Timur atas pelunasan PBB tercepat 100 persen.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Oskar Manoppo Tekankan Tiga Pilar Karakter Generasi Muda

Pada kesempatan yang sama, Pemkab Boltim menyerahkan hibah lahan kepada Desa Buyandi, Lanut, dan Motongkad guna mendukung pembangunan gerai serta Kantor Koperasi Desa Merah Putih.

Peringatan Hari Desa Nasional 2026 diharapkan menjadi tonggak penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan desa yang mandiri, bermartabat, dan berdaya saing.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow