Boltim, PilarAktual.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini disampaikan saat dirinya menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) kepada warga Kecamatan Tutuyan, Kamis (27/11/2025).
Penyerahan bantuan tersebut menjadi momen penting bagi masyarakat, terutama bagi warga yang selama ini masuk dalam kategori penerima manfaat program sosial.

Di hadapan ratusan warga yang hadir, Bupati Oskar Manoppo menekankan bahwa BLTS Kesra merupakan upaya strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga, sekaligus menekan angka kemiskinan yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Boltim.
Menurut Bupati, berdasarkan data sementara yang dihimpun Dinas Sosial, jumlah penerima BLTS Kesra di Boltim telah mencapai 6.195 orang.
Angka ini masih berpotensi meningkat seiring verifikasi lanjutan yang sedang berjalan.
Ia menjelaskan bahwa proses validasi dilakukan secara ketat agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.

“Program BLTS Kesra ini bukan sekadar penyaluran bantuan tunai, tetapi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan dasar. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi sekaligus membantu menjaga daya beli warga,” ujar Bupati Oskar dalam sambutannya.
Ia juga menambahkan bahwa persebaran bantuan dilakukan secara merata di seluruh kecamatan se-Kabupaten Boltim.
Pemerintah daerah, kata dia, memastikan tidak ada wilayah yang luput dari perhatian, terlebih daerah dengan tingkat kerentanan ekonomi yang lebih tinggi.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memberi dampak langsung bagi perekonomian rumah tangga dan mengurangi tekanan biaya hidup.
Momen penyerahan bantuan di Kecamatan Tutuyan berlangsung cukup hangat.
Warga tampak antusias mengikuti proses kegiatan, termasuk menerima penjelasan teknis terkait penggunaan dana bantuan, mekanisme pencairan, hingga proses pendataan ulang apabila terdapat perubahan informasi kependudukan.

Kepala Dinas Sosial Boltim, Imran Golonda, yang turut mendampingi Bupati dalam proses penyaluran tersebut, menjelaskan bahwa pihaknya terus memperbarui basis data masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia memastikan bahwa proses validasi dilakukan secara transparan dengan melibatkan perangkat desa dan kecamatan.
“Kami ingin memastikan penerima BLTS Kesra benar-benar sesuai kriteria. Karena itu, setiap data yang masuk akan diperiksa ulang melalui verifikasi lapangan,” kata Imran.
Melalui program BLTS Kesra ini, Pemerintah Kabupaten Boltim berharap masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik, terutama untuk kebutuhan pokok dan kebutuhan mendesak lainnya.
Di akhir kegiatan, Bupati Oskar Manoppo kembali mengajak warga untuk terus mendukung berbagai program pembangunan daerah, mulai dari sektor ekonomi, sosial, hingga pendidikan.
“Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam setiap langkah pembangunan,” pungkasnya. (Advertorial)
















