Hari Jadi Kabupaten Halmahera Selatan

GPM Desak Kejaksaan Periksa Walikota Ternate

GPM Desak Kejaksaan Periksa Walikota Ternate

MALUT, PilarAktual.com- Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Maluku Utara mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate secepatnya memeriksa Walikota Ternate,Tauhid Soleman atas dugaan kasus korupsi anggaran Hari Olahraga Nasional (Haornas ) kota Ternate 2018.

“Kejaksaan Negeri Ternate harus memanggil dan memeriksa Mantan Sekretaris Kota (Sekkot) Ternate, Tauhid Soleman. Sebab beliau mengetahui jelas aliran anggaran Haornas,”Ungkap Ketua DPD GPM Malut Sartono Halek saat menggelar aksi depan kantor Kejari Ternate, Selasa 17 Mei.

Selain kasus korupsi Haornas, Kejaksaan juga harus serius menangani perkara perusda Kota Ternate.

“Kedua kasus itu yakni kasus haornas dan perusda merugikan keuangan Negara maupun daerah hingga miliyaran rupiah,”Ucap Sartono.

Foto Istimewah.

Sejauh ini kata Sartono, belum ada progres peyelesaian oleh kejaksaan negeri ternate terhadap kasus korupsi haornas dan Perusda.

“Ada apa dengan kejaksaan.Sebab, Tauhid Soleman yang kalah itu sebagai ketua tim Anggara pemerintah daerah (TAPD) pada Haornas belum juga dimintai keterangan,”Tanya Sartono.

Menurut Sartono, penegak hukum harus profesional. Harusnya walikota dipanggil dulu lalu dimintai keterangan terkait persoalan tersebut. Karena jika dibiarkan publik akan menilai bahwa Kejaksaan mengistimewakan orang nomor satu di Kota Ternate itu.

“Jadi kami mendesak Kejaksaan panggil dan periksa Walikota Ternate Tauhid Soleman. Jangan Diistimewakan karena masyarakat maupun pejabat dimata hukum sama,”Tegas Sartono.

Sekedar diketahui, Anggaran Hari olahraga Nasional ( Haornas) kota Ternate tahun 2018 dengan melalui anggaran Shering Pemerintah Pusat (Kemenpora) senilai 2,5 Miliar dan APBD Kota Ternate senilai Rp.2,8 Miliar.

Sementara Perusahaan Daerah (Perusda) melalui dana kelayakan investasi pemerintah sejak tahun 2016, 2017 dan 2018 sebesar Rp 25 miliar lebih.(Red)