Boltim, PilarAktual.com – Suasana Desa Motongkad Tengah, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), tampak berbeda pada Jumat (22/8/2025).
Sejak pagi, warga berbondong-bondong turun ke jalan, bahu membahu bersama Pemerintah Desa (Pemdes) dalam kegiatan Jum’at Bersih.
Kerja bakti ini bukan hanya agenda rutin, tetapi menjadi simbol kekompakan warga dalam menjaga lingkungan.
Bahkan, kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Tenaga Ahli Bupati Boltim, Dian Agriani Mamonto dan Hamka Pontoh yang ikut memantau jalannya gotong royong.
Pj Sangadi Motongkad Tengah, Regina Lapasu, S.Pd menyebut, Jum’at Bersih adalah upaya membangun budaya peduli kebersihan.
“Kami ingin warga terbiasa menjaga lingkungan. Kalau desa bersih, hidup juga lebih sehat. Ini sekaligus bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah daerah,” katanya.
Antusiasme warga terlihat jelas. Ada yang membersihkan saluran air, memangkas rumput liar, hingga mengangkut tumpukan sampah ke tempat penampungan.
Kaum muda tampak sigap mengangkat karung sampah, sementara para orang tua memberi arahan.
Tidak ketinggalan, ibu-ibu menyiapkan minuman dan makanan ringan untuk menambah semangat para peserta kerja bakti.
Salah satu warga mengaku senang kegiatan ini kembali digelar.
“Kerja bakti bikin kami makin dekat. Lingkungan bersih, hubungan sosial juga jadi lebih akrab,” ujarnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli Bupati Boltim mengapresiasi langkah Pemdes Motongkad Tengah yang mampu menggerakkan warganya.
Menurutnya, gotong royong seperti ini selaras dengan visi pemerintah daerah yang mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
“Inisiatif ini luar biasa. Bukan hanya membersihkan lingkungan, tapi juga memperkuat kebersamaan,” ucapnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari itu ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan.
Walau lelah, warga merasa puas melihat jalan desa dan lingkungan sekitar tampak lebih bersih dan rapi.
Pemdes Motongkad Tengah menegaskan, program Jum’at Bersih tidak akan berhenti sampai di sini. Mereka berkomitmen menjadikannya kegiatan rutin yang konsisten dijalankan.
Gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa kebersihan lingkungan bisa terwujud jika masyarakat mau bergerak bersama.
Lebih dari itu, kerja bakti juga menjadi sarana mempererat ikatan sosial dan menjaga nilai luhur yang sudah lama melekat dalam budaya desa: semangat kebersamaan.
















