Boltim, PilarAktual.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, menghadiri kegiatan exit meeting pemeriksaan terinci yang dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara, Senin (4/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati dan menjadi penutup dari rangkaian proses audit yang telah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir.
Exit meeting ini merupakan tahapan penting dalam siklus pemeriksaan BPK.
Selain menandai berakhirnya pemeriksaan terinci, forum ini juga menjadi ruang strategis untuk menyampaikan hasil sementara, temuan, serta rekomendasi yang perlu segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Oskar Manoppo menegaskan bahwa hasil pemeriksaan BPK harus dipandang sebagai bagian dari upaya perbaikan tata kelola keuangan daerah.
Ia menekankan pentingnya membangun sinergi antara seluruh perangkat daerah guna memastikan pengelolaan anggaran berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
“Pemeriksaan ini bukan sekadar evaluasi, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Semua rekomendasi yang diberikan harus segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret,” ujar Oskar.
Ia juga menginstruksikan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak menunda proses tindak lanjut terhadap setiap catatan yang disampaikan oleh tim pemeriksa.
Menurutnya, kecepatan dan ketepatan dalam merespons rekomendasi BPK akan berpengaruh langsung terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah.
Lebih lanjut, Oskar Manoppo menekankan bahwa komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas harus menjadi budaya kerja yang melekat di setiap lini pemerintahan.
Hal ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, tim pemeriksa BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan sejumlah catatan awal terkait hasil pemeriksaan.
Meski bersifat sementara, temuan tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sebelum laporan final diterbitkan.
Kegiatan exit meeting ini turut dihadiri oleh para asisten daerah, seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, serta tim pemeriksa dari BPK.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung perbaikan tata kelola keuangan daerah.
Dengan berakhirnya pemeriksaan terinci ini, Pemerintah Kabupaten Boltim diharapkan mampu memperkuat sistem pengelolaan keuangan yang lebih baik ke depan.
Tindak lanjut atas rekomendasi BPK menjadi langkah krusial dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Exit meeting ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pengawasan dan evaluasi merupakan bagian penting dalam menjaga integritas pengelolaan anggaran daerah.
Pemerintah daerah pun dituntut untuk terus berbenah demi mencapai standar pengelolaan keuangan yang semakin baik dari waktu ke waktu.
















