Disuru Bang Napi, Dua Tersangka Dijemput BNNP Malut

  • Whatsapp

TERNATE, PilarAktual.com – Untuk menjaga Stabilitas Daerah dan menjauhi bahayanya Narkoba. kini, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara (Malut) kembali menangkap tiga tersangka jaringan narkoba yang dikendalikan Narapidana (Napi) kelas II A Ternate

Diketahui, Pengungkapan ketiga tersangka adalah jaringan narkoba antar lapas diantaranya, Aprianto alias Vanda (31 tahun) pekerjaan Tukang Ojek, Ibnu Kadir alias Pisnu (45 tahun) bekerja sebagai Tukang Bengkel dan Rivaldi alias Ping-ping salah seorang Napi lapas Kelas II A, Ternate.

Bacaan Lainnya

“Untuk tersangka Aprianto alias Vanda ditangkap di depan kantor jasa pengiriman di Kelurahan Kayu Merah dan tersangka Ibnu Kadir alias Pisnu ditangkap di lampu merah kelurahan Salero. Sedangkan tersangka Rivaldi alias Ping-ping merupakan terpidana Napi kelas II A Ternate,” kata Kepala BNNP Malut Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan dalam Pres Konfrensinya, pada Selasa (2/2/2021)

Foto Ketiga Tersangka satu diantaranya Bang Napi Lapas Kelas II A Ternate/ (Istimew/TR)

Roy pun menuturkan, pada hari Senin, tanggal 01 Februari 2021 dan hari Selasa, tanggal 02 Februari 2021 dengan barang bukti paket kiriman yang berisi Narkotika Golongan I Jenis Sabu dengan total berat 125,67 gram (atau 1, 25 Ons) dengan barang bukti sebuah handphone merek Nokia warna hitam serta uang senilai Rp. 3.829.000 (hasil penjualan Narkotika jenis sabu).

“Barang bukti seperti virek dan sisa sabu seberat 0,25 gram, satu paket plastik takar sabu, sepasang sepatu wanita dan resi pengiriman,” Ujar Roy.

Dijelaskan lagi Roy, Pada hari Senin tanggal 1 Februari 2021, berdasarkan informasi yang diperoleh petugas, akan ada pengiriman paket barang dari kota Medan, Sumatera Utara ke Ternate, Maluku Utara yang dikendalikan melalui komunikasi lewat handphone di Lapas II A Ternate.

“Sesuai hasil penyidikan diketahui, tersangka Ibnu Kadir alias Visnu tukang Ojek disuruh Bang Napi yang merupakan penghuni Lapas Kelas II A Ternate untuk mengambil paket barang tersebut,” Jelas Roy.

Foto Tersangka Bang Napi dan Kedua Pesurunya

Kemudian keesokan hari pada tanggal 02 Februari 2021 Pukul 03.00 WIT, tersangka Ibnu Kadir alias Pisnu dijemput petugas BNNP Malut yang sedang mengambil paket Narkotika dan tersangka Aprianto alias Panda di jemput di rumahnya tepatnya di Kelurahan Salero.

Olehnya itu Lanjut Roy, Pada hari Selasa, 02 Februari 2021 Pukul 11.00 WIT dipimpin kepala BNN Provinsi Maluku Utara, dilakukan penangkapan terhadap Rivaldi alias Ping ping dan tersangka dibawa ke kantor BNN Provinsi Maluku Utara untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatan tersebut, ketiga tersangka diduga memiliki, menyimpan, menguasai dan menjadi perentara Narkotika golongan satu jenis Sabu. Sehingga ketiga tersangka dikenakan Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman kurungan minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp10 miliar. (Tam/Red)