Mitra, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Bupati Mitra Ronald Kandoli menerima kunjungan Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan, Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, bersama tim dari PMO Ditjen Kesehatan Lanjutan dan perwakilan RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, Pada Kamis (27/11/2025).
Kunjungan tersebut menjadi langkah awal dalam proses survei dan validasi lokasi pembangunan RSUD Lokus PHTC – RSUD Mitra Sehat, yang diusulkan untuk ditingkatkan statusnya dari rumah sakit tipe D menjadi tipe C.
Tim Kemenkes melakukan serangkaian koordinasi untuk memastikan bahwa lokasi yang diajukan memiliki kelayakan strategis dari aspek akses, infrastruktur pendukung, hingga kesiapan lahan.
Menurut Bupati Ronald Kandoli, peningkatan status RSUD menjadi tipe C bukan sekadar proyek pembangunan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Mitra yang selama ini masih harus bergantung pada fasilitas rujukan di kota-kota besar, terutama Manado.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh untuk memastikan seluruh persyaratan teknis dan administratif dapat dipenuhi.
“Kami berkomitmen all out mendukung program ini. Pemkab Mitra akan menyiapkan lahan, mengurus seluruh perizinan, serta memenuhi persyaratan yang diminta agar pembangunan dapat berjalan lancar. Kami juga akan terus berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memastikan rencana ini terealisasi,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, hadirnya RSUD tipe C di Minahasa Tenggara akan membawa perubahan signifikan dalam pemerataan layanan kesehatan.
Masyarakat di wilayah pedesaan dan kecamatan terpencil akan mendapatkan akses yang lebih cepat dan tepat terhadap layanan kesehatan yang lebih lengkap, termasuk layanan spesialistik dasar yang selama ini hanya tersedia di rumah sakit besar.
“Lewat pembangunan RSUD tipe C ini, kami ingin memastikan masyarakat Mitra mendapatkan layanan kesehatan yang lebih merata, berkualitas, dan mudah dijangkau tanpa harus dirujuk keluar daerah,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, tim dari Kemenkes meninjau langsung beberapa titik yang diusulkan menjadi lokasi pembangunan.
Mereka menilai aspek konektivitas jalan, ketersediaan utilitas seperti listrik dan air, serta potensi pengembangan wilayah dalam jangka panjang.
Tahap survei ini menjadi krusial untuk memastikan pembangunan rumah sakit tidak hanya layak di atas kertas, tetapi juga realistis dari sisi teknis.
Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan ini Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Dinas Kesehatan bersama jajaran RSUD Mitra Sehat, Kepala Dinas PUPR, serta perwakilan dari Bidang Aset BPKBD.
Kehadiran para pemangku kepentingan dinilai penting untuk menyatukan langkah antara pemerintah daerah dan pusat dalam mewujudkan fasilitas kesehatan yang lebih memadai untuk masyarakat.
Dengan dimulainya proses survei awal ini, Pemkab Mitra berharap pembangunan RSUD tipe C dapat segera mendapat persetujuan dan memasuki tahap perencanaan teknis.
Pemerintah menargetkan rumah sakit ini dapat menjadi pusat layanan kesehatan regional yang mampu memberikan pelayanan lebih cepat, efisien, dan terjangkau bagi seluruh warga Minahasa Tenggara.
















