Boltim, PilarAktual.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, S.E., M.M., menghadiri peringatan Hari Kartini Tahun 2025 secara daring dari ruang kerja Wakil Bupati, pada Senin, 21 April 2025.
Acara nasional ini diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bekerja sama dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani).
Peringatan Hari Kartini kali ini mengangkat tema “1000 Profesi Perempuan dan Gen Z”, yang menggambarkan semangat kesetaraan gender dan penguatan peran perempuan dalam berbagai bidang profesi.
Tema ini juga mencerminkan semangat generasi muda, khususnya Gen Z, untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa melalui berbagai sektor pekerjaan.
Dalam sambutannya, Menteri PPPA Bintang Puspayoga menekankan pentingnya menciptakan ruang dan peluang yang setara bagi perempuan di dunia kerja.
Ia menyoroti bahwa kontribusi perempuan dalam dunia profesi harus terus didukung dengan kebijakan yang berpihak pada pemberdayaan dan perlindungan perempuan.
“Perempuan Indonesia telah menunjukkan kapasitas luar biasa dalam berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, teknologi, hingga keamanan. Melalui tema ini, kita dorong perempuan dan Gen Z untuk terus bergerak maju,” ujar Menteri Bintang.
Bupati Oskar Manoppo menyambut baik tema dan semangat yang diusung dalam peringatan Hari Kartini tahun ini. Menurutnya, peran perempuan, khususnya di wilayah Bolaang Mongondow Timur, sangat penting dalam menopang pembangunan daerah, baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun sosial.
“Kartini masa kini bukan hanya bicara soal emansipasi, tetapi tentang kontribusi nyata di berbagai profesi. Kita perlu mendorong lebih banyak perempuan muda untuk mengambil peran strategis,” kata Bupati Oskar usai mengikuti kegiatan secara daring.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perempuan Boltim yang selama ini telah mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Bupati Oskar menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan kebijakan yang mendukung pemberdayaan perempuan, termasuk pelatihan keterampilan, bantuan usaha mikro, dan peningkatan akses pendidikan.
Peringatan Hari Kartini ini juga dimeriahkan dengan pemutaran video inspiratif tentang perempuan-perempuan Indonesia dari berbagai profesi, serta testimoni dari sejumlah tokoh perempuan muda yang telah sukses di bidangnya.
Kegiatan ini diikuti oleh kepala daerah dari seluruh Indonesia secara daring, serta organisasi perempuan tingkat nasional dan daerah.
Melalui momentum ini, diharapkan semangat perjuangan Kartini terus hidup dan relevan dalam kehidupan perempuan Indonesia masa kini, yang semakin mandiri, berdaya, dan setara.
















