Boltim, PilarAktual.com – Satu prestasi istimewa lahir dari jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Nama Muchlid Sy Wahab, S.H., M.H., mencuat setelah berhasil menembus empat besar nasional dalam Pelatihan Fungsional Analis Hukum Ahli Muda Angkatan II Tahun 2025 yang digelar oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BPSDM Hukum Kemenkumham RI) bersama Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN RI).
Pelatihan yang berlangsung sejak 5 Agustus hingga 7 Oktober 2025 menggunakan metode blended learning ini diikuti oleh 32 peserta unggulan dari seluruh Indonesia.
Dari jumlah itu, Muchlid menjadi satu-satunya perwakilan Provinsi Sulawesi Utara yang terpilih.
Keberhasilan ini bukan hanya soal angka: ia meraih nilai akademik sebesar 92,16, menempatkannya di posisi ke-4 nasional setelah beberapa nama terkemuka.
Lebih dari itu, rekan-peserta juga mempercayakan dia sebagai Ketua Angkatan atau Senat Pelatihan sebuah amanah yang mencerminkan kepercayaan atas kompetensi dan karakter yang ditampilkannya.
Daftar sepuluh besar peserta terbaik menunjukkan persaingan ketat.
Tiga posisi di atas Muchlid diduduki oleh: Achmad Fikri Rasyidi (92,43), Nonih Rimadewi (92,42) dan Yerrico Kasworo (92,24).
Sedangkan di bawahnya masuk nama-nama seperti Dwi Istiningsih (91,24) dan Etty Septiana Rahma (91,23) hingga Anhuk Willibordus Karana Andika (90,31) di posisi ke-10.
Bupati Boltim, Oskar Manoppo, memberikan apresiasi khusus atas keberhasilan Muchlid.
Menurutnya, pencapaian ini menunjukkan bahwa ASN di daerah bisa bersaing di level nasional dan menembus kompetensi tinggi.
“Kami mengapresiasi pencapaian ini sebagai bentuk kerja keras dan dedikasi ASN Boltim dalam meningkatkan kompetensi. Prestasi ini menunjukkan bahwa ASN daerah juga mampu bersaing di tingkat nasional,” ucap Bupati.
Muchlid sendiri menyatakan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesempatan yang diterimanya.
“Suatu kehormatan bisa belajar bersama orang-orang hebat dari berbagai Kementerian dan Lembaga. Saya bangga membawa nama Bolaang Mongondow Timur di tingkat nasional. Ini saya dedikasikan untuk daerah tercinta,” katanya dengan tulus.
Tak cuma aktif di ranah birokrasi, Muchlid juga dikenal sebagai Ketua Cabang Generasi Muda FKPPI Bolaang Mongondow Timur sebuah organisasi kepemudaan yang menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Boltim menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah titik akhir, melainkan motivasi untuk terus mendukung peningkatan kapasitas ASN melalui berbagai pelatihan dan pengembangan kompetensi.
Dengan semangat yang sama, diharapkan akan semakin banyak ASN Boltim yang menoreh prestasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Di tengah tantangan transformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan publik, keberhasilan Muchlid menjadi sinyal positif bahwa pembinaan kompetensi internal dan pemilihan SDM unggul dapat menghasilkan hasil yang membanggakan.
Untuk masyarakat Boltim, ini juga berarti harapan bahwa pelayanan publik akan semakin profesional, responsif, dan berdaya saing.
Semoga langkah inspiratif ini bisa mendorong lebih banyak ASN dari daerah-daerah luar Pulau Jawa untuk tampil di panggung nasional dan bahwa nama Bolaang Mongondow Timur tak cuma dikenal secara lokal, namun juga nasional sebagai pusat talenta birokrasi unggul.
















