MitraPemerintahanPeristiwa

Apel Awal Agustus, Sekda Mitra Soroti ASN Tak Disiplin dan Bahaya Karhutla

511
×

Apel Awal Agustus, Sekda Mitra Soroti ASN Tak Disiplin dan Bahaya Karhutla

Sebarkan artikel ini
Apel Awal Agustus, Sekda Mitra Soroti ASN Tak Disiplin dan Bahaya Karhutla

Mitra, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, mengawali aktivitas pemerintahan pada Agustus 2026 dengan menggelar apel kerja di Lapangan Kantor DPRD Mitra, Senin (3/8/2026).

Apel tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa Tenggara David H. Lalandos, AP, MM, yang bertindak sebagai pembina apel mewakili Bupati Minahasa Tenggara.

Dalam arahannya, David menegaskan bahwa apel kerja awal bulan tidak boleh dipandang sebatas kegiatan rutin atau seremonial.

Menurut dia, apel menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, persatuan, sekaligus tanggung jawab seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Kita harus tumbuh kembangkan kembali jiwa kebersamaan dan kesatuan di seluruh lini. Apel ini bersifat wajib, karena ini adalah wujud tanggung jawab kita sebagai abdi negara,” ujar David dalam arahannya.

Baca Juga :  Forkopimda Boltim Bahas 5 Isu Strategis, dari Cuaca Ekstrem hingga Pemilihan Sangadi

Selain menekankan pentingnya konsolidasi internal, Sekda menyampaikan sejumlah hal yang harus segera menjadi perhatian seluruh jajaran Pemkab Mitra.

Salah satunya berkaitan dengan kondisi musim kemarau yang mulai dirasakan masyarakat.

David meminta para camat tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif turun ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan maupun permukiman yang dapat terjadi ketika kondisi cuaca kering.

“Para camat harus bergerak cepat turun ke masyarakat,” demikian arahan Sekda dalam apel tersebut.

Poin berikutnya menyangkut percepatan penyusunan anggaran.

Pemkab Minahasa Tenggara saat ini memasuki tahapan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perubahan APBD 2026.

Baca Juga :  Bupati Oskar Manoppo Resmi Buka Asesmen PRO ASN 2026, BKN: Profiling Penting untuk Meritokrasi Manajemen Talenta

David meminta seluruh jajaran terkait mempercepat proses pembahasan agar dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Menurutnya, keterlambatan dalam tahapan anggaran berpotensi menghambat pelaksanaan program pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, para camat juga diminta segera menyelesaikan penyusunan rancangan anggaran untuk tahun 2027.

Pesan tegas juga disampaikan David terkait kedisiplinan ASN.

Ia menyoroti masih adanya oknum aparatur yang dinilai malas dan tidak menunjukkan kedisiplinan ketika mengikuti apel.

Perilaku tersebut, kata dia, bukan hanya mencerminkan persoalan individu, tetapi berpotensi mencoreng nama baik pemerintah daerah.

David kemudian meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta kepala bagian melakukan pembinaan secara tegas terhadap bawahannya.

Baca Juga :  Terkait Isu Pungutan Asesmen Kepsek Rp5-10 Juta, Disdik Batu Bara: Itu Tidak Benar, Hoaks

“Saya minta kepada seluruh Kepala OPD, Camat, dan Kepala Bagian untuk membina bawahannya dengan tegas. Kedisiplinan adalah harga diri kita bersama,” tegasnya.

Apel kerja awal bulan tersebut dihadiri para pejabat struktural, camat, serta perwakilan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara.

Melalui apel tersebut, Pemkab Mitra menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur, kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau, serta percepatan agenda penganggaran demi menjaga kelancaran roda pemerintahan dan pelayanan publik.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow