Kapolres KuburayaPemda-Halsel

APAK-MU Desak Kejati dan Polda Proses Direktur PT Canggi Perkasa

TERNATE, Pilaraktual.com – Aliansi Pemuda Anti Korupsi Maluku Utara (Malut) mengelar Aksi di Depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Malut Guna mendesak sut tuntas dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Yang dilakukan Oleh Direktur PT. Sari Teknik Canggi Perkasa atas Pekerjaan Kontruksi proyek pembangunan jembatan ruas Saketa-Dahepodo di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) di 2020.

Aksi tersebut dilakukan pada Kamis 8 April 2021. Mereka desak Polda Dan Kejati Malut segera memanggil Derektur PT. Sari Canggih Perkasa Inisial A, agar Segerah bertanggungjawab Anggaran senilai Rp22,9 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2020.

” Kejati dan Polda Malut segera panggil Direktur PT. Sari Teknik Canggih Perkasa, Untuk bertanggungjawab Anggaran tersebut, “Teriak Koordinator lapangan, Azis Abubakar dalam orasinya, Senin (11/04/2021).

Selain itu Azis menyebutkan, Proyek pekerjaan pembangunan akses jalan kawasan pemukiman menuju pelabuhan Bicoli, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) senilai Rp 4 miliyar itu ada indikasi dugaan korupsi yang di lakukan oleh pihak Ketiga.

” Kejati dan Polda Malut segera telusuri proyek akses jalan kawasan pemukiman menuju pelabuhan Bicoli tahun anggaran 2017 yang dikerjakan oleh PT Nusantara Graha Mandiri,” Bebernya.

Azis juga meminta, kepada penegak Hukum yakni Kejati dan Polda Malut untuk mengusut pekerjaan jalan kawasan pemukiman Halut senilai Rp 3,7 miliar.

” Pada 2017 lalu PT. Sari Teknik Canggi Perkasa telah mengerjakan jalan kawasan pemukiman Halut senilai 3,7 Miliyar,” Jelasnya.

Bukan hanya itu, Pihak Penegak hukum harus berani mengungkapkan dugaan dan indikasi proyek pengadaan dan pemasangan PLTS 25 KWP di Desa Wol, Halmahera Selatan senilai Rp 4,8 miliyar. Kemudian dan ada juga Proyek PLTS 30 KWP di Desa Kakara Halamhera Utara senilai Rp 5,8 miliyar.

” Kedua proyek tersebut bersumber dari anggaran Dinas ESDM Maluku Utara tahun 2016 lalu. Olehnya itu, kami berharap kepada aparat penegak hukum lebih tegas dalam mengambil langkah dalam menggungkap kasus kejahatan Tipikor Malut,” Tandasnya.

Dia menambahkan, Berdasarkan dengan hasil penelesuran beberapa pekerjaan kontruksi yang dikerjakan oleh PT Sari Teknik Canggih Perkasa, patut di proses eh aparat penegak hukum.

” Karena korupsi merupakan kejahatan tindak pidana luar biasa. Sehingga dalam rangka upaya pencegahan dan pemberantasan dalam bentuk penegakan hukum,” Akhiri Azis. (**)

Tinggalkan Balasan