Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi bersih-bersih sampah di kawasan Pantai Baret, Desa Tutuyan III, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang mengangkat tema global “Saatnya Bekerja Untuk Iklim”.
Aksi peduli lingkungan itu dipimpin langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, S.E., M.M., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boltim, Ny. Rosita Manoppo-Pobela, S.E., M.Si. Sejak pagi, ratusan peserta dari berbagai unsur pemerintah, TNI, dunia usaha, pelajar, hingga komunitas pecinta lingkungan bergotong royong membersihkan kawasan pesisir yang menjadi salah satu destinasi penting di wilayah Tutuyan.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ajakan nyata kepada seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang semakin menghadapi tantangan akibat perubahan iklim.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa dampak perubahan iklim kini telah dirasakan secara langsung oleh masyarakat melalui cuaca yang semakin tidak menentu, meningkatnya potensi bencana, hingga ancaman terhadap keberlangsungan sumber daya alam.
Karena itu, upaya menjaga lingkungan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi persoalan lingkungan.
Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, komunitas lingkungan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga masyarakat umum agar langkah-langkah pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Bupati juga mengumumkan rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Tutuyan II.
Fasilitas tersebut ditargetkan selesai pada tahun 2027 dan diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Keberadaan TPST nantinya akan mendukung pengelolaan sampah yang lebih modern, efektif, dan ramah lingkungan, sekaligus mengurangi pencemaran yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah.
Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Bupati turut mengajak masyarakat untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Ia menilai perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah sejak dari rumah, serta menanam dan merawat pohon di lingkungan sekitar.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Jika dilakukan bersama-sama, langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan memberikan dampak besar bagi masa depan daerah,” ujar Bupati.
Di penghujung kegiatan, Bupati mengajak seluruh peserta menjadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai momentum memperkuat komitmen menjaga bumi melalui aksi nyata, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Harapannya, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur mampu tumbuh sebagai daerah yang bersih, hijau, sehat, serta tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim di masa mendatang.
Kegiatan tersebut dihadiri para asisten daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup beserta jajaran pimpinan OPD, para camat, sangadi, unsur TNI, perwakilan PT ASA, organisasi pecinta alam, pegiat lingkungan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku usaha, serta para pelajar SD dan SMP se-Kecamatan Tutuyan yang turut berpartisipasi dalam aksi bersih pantai.
















