PILARAKTUAL.COM, LABUHA – Harapan warga Desa Sayoang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara untuk memiliki akses penyeberangan yang lebih aman, segera terwujud.
TNI melalui Kodim 1509/Labuha, resmi memulai pembangunan Jembatan Garuda yang akan menghubungkan Desa Sayoang dengan Desa Yaba.
Pembangunan jembatan tersebut ditandai dengan kegiatan groundbreaking pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Muchsin, Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Syamsul, Kepala Dinas PUPR Muhammad Idham Pora, Camat Bacan Timur, dan tokoh masyarakat.
Ada pun selama ini, warga harus melintasi sungai dengan kondisi yang tidak menentu. Pada musim hujan, debit air dapat meningkat hingga dua meter.
Kondisi ini membahayakan aktivitas penyeberangan, terutama bagi petani yang setiap hari membawa hasil kebun.
“Pembangunan ini diharapkan dapat membantu mengatasi kesulitan akses masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga,” kata Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto dalam sambutannya yang dibacakan dalam kegiatan tersebut.
Jembatan Garuda dirancang dengan bentangan sekitar 10 meter dan melintasi sungai selebar kurang lebih 8 meter.
Infrastruktur ini diproyeksikan akan dimanfaatkan oleh sekitar 677 kepala keluarga, termasuk sekitar 350 petani yang bergantung pada jalur tersebut.
Bagi warga, kehadiran jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan dasar yang aman dan layak.
Karena selama ini, aktivitas menuju kebun, distribusi hasil pertanian, hingga mobilitas antardesa kerap terhambat oleh kondisi alam.
Pembangunan Jembatan Garuda juga melibatkan Pemkab Halsel melalui Dinas PUPR, serta partisipasi masyarakat setempat. Sejumlah personel TNI bersama tenaga teknis dan warga bergotong royong dalam proses pembangunan. (**)
















