BoltimPemerintahanPeristiwa

Sangadi Motongkad Tengah Serahkan Santunan Duka Kepada Warganya

266
×

Sangadi Motongkad Tengah Serahkan Santunan Duka Kepada Warganya

Sebarkan artikel ini
Sangadi Motongkad Tengah Serahkan Santunan Duka Kepada Warganya

Boltim, PilarAktual.com – Sangadi Motongkad Tengah, Regina Lapasu, S.Pd, kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelayanan kemanusiaan dengan menyerahkan santunan duka kepada keluarga almarhum Bapak Syafii Rizieq Atahaini.

Penyerahan santunan tersebut berlangsung penuh haru di kediaman keluarga almarhum, dan menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang sedang mengalami masa berkabung.

Program santunan duka ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur di bawah kepemimpinan Bupati Oskar Manoppo, S.E., M.M., dan Wakil Bupati Argo Vinsensius Sumaiku.

Kebijakan ini dirancang sebagai upaya menghadirkan pemerintah yang tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat saat mereka mengalami momen-momen paling sulit dalam hidup.

Baca Juga :  Putra Kawanua Fasilitasi Kunjungan Wakil Dubes Belanda, Boltim Buka Peluang Investasi Internasional

Dalam kesempatan itu, Sangadi Regina Lapasu menyampaikan bahwa santunan ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk kepedulian pemerintah sebagai “keluarga besar” yang senantiasa berusaha mendampingi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa setiap kehilangan yang dirasakan warga, adalah kehilangan bersama yang harus ditopang dengan solidaritas dan empati.

“Santunan duka ini adalah wujud bahwa pemerintah tidak pernah menutup mata terhadap duka masyarakat. Semoga keluarga almarhum diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujar Regina di depan keluarga yang hadir.

Kehadiran perangkat desa dan sejumlah tokoh masyarakat juga menambah suasana hangat dalam prosesi penyerahan.

Bagi warga, perhatian seperti ini tidak hanya meringankan beban keluarga, tetapi juga memberikan rasa nyaman bahwa pemerintah benar-benar hadir ketika mereka membutuhkan.

Baca Juga :  Ghifar Bopeng Diduga Terafiliasi Dengan PT HNG Pada Proyek Bermasalah

Program santunan duka yang diinisiasi Pemkab Boltim selama ini memang mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Selain membantu keluarga yang berduka, program ini dinilai memperkuat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat.

Bagi Bupati dan Wakil Bupati, program tersebut adalah bentuk implementasi dari visi pembangunan daerah yang menempatkan kesejahteraan dan kemanusiaan sebagai prioritas.

Keluarga almarhum sendiri menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian pemerintah desa maupun kabupaten.

Mereka berharap program seperti ini terus dipertahankan karena sangat membantu keluarga yang ditinggalkan dalam mengatasi berbagai kebutuhan mendesak pasca musibah.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada pemerintah desa dan Pemkab Boltim yang telah hadir di tengah kesedihan kami,” ungkap perwakilan keluarga dengan suara penuh rasa haru.

Baca Juga :  Resmikan Koperasi TP-PKK, Bupati Oskar Manoppo Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Keluarga

Seiring dengan berkembangnya kebutuhan masyarakat, program santunan duka ini diharapkan semakin diperkuat, baik dari sisi pendataan, penyaluran, maupun pendampingan kepada keluarga yang terdampak.

Pemerintah desa Motongkad Tengah juga berkomitmen untuk terus mengawal setiap program pemerintah kabupaten agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat semakin yakin bahwa kolaborasi antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten adalah kunci terciptanya pelayanan publik yang humanis, responsif, dan menyentuh hingga lapisan masyarakat paling bawah.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow