Mitra, PilarAktual.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mitra menggelar rapat paripurna istimewa di Soekarno Legislative Hall, Jumat (23/5/2025).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sophia Antou, didampingi Wakil Ketua Tony H Lasut dan Katrien Mokodaser, serta dihadiri oleh seluruh anggota legislatif.

Suasana khidmat menyelimuti agenda tahunan yang menjadi panggung penting bagi pemerintah daerah memaparkan arah pembangunan ke depan.
Dalam sambutannya, Bupati Mitra Ronald Kandoli menekankan bahwa pembangunan daerah saat ini telah berada pada jalur yang benar.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten akan terus mendorong optimalisasi program-program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Salah satu program unggulan yang disorot Kandoli adalah kerja sama dengan Jepang yang membuka peluang kerja bagi warga Mitra berusia 18 hingga 29 tahun.

Menariknya, seluruh biaya dalam program ini ditanggung penuh oleh pemerintah.
“Program ini diharapkan dapat menjadi solusi pengentasan kemiskinan ekstrem dan meningkatkan daya saing generasi muda,” ujar Kandoli.
Tak hanya itu, Pemkab Mitra juga akan membangun sport center yang dilengkapi dengan joging track sebagai sarana pengembangan minat dan bakat anak muda sekaligus mendukung gaya hidup sehat.

Di sektor kesehatan, Kandoli mengungkapkan rencana peningkatan status Rumah Sakit Mitra Sehat dari tipe D menjadi tipe C.
Langkah ini akan disertai pembangunan laboratorium kesehatan daerah guna memperkuat akurasi dan efisiensi layanan medis.
Tak kalah ambisius, Pemkab juga menjalin kerja sama dengan Perpustakaan Nasional untuk membangun perpustakaan modern tiga lantai.

Fasilitas ini dirancang sebagai pusat literasi dan inovasi yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat Mitra.
Salah satu pencapaian membanggakan yang disampaikan Kandoli adalah terpilihnya Kabupaten Mitra sebagai kabupaten percontohan anti-korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bersama Kota Blitar dan Mataram.
Ia menekankan pentingnya integritas dalam tata kelola pemerintahan. “Komitmen terhadap integritas dan kolaborasi adalah fondasi dari pemerintahan yang baik,” tegasnya.

Namun Kandoli juga tak menutup mata terhadap sejumlah pekerjaan rumah, termasuk penataan aset daerah yang belum memiliki sertifikat resmi, seperti kantor bupati.
Ia berjanji akan menuntaskan persoalan tersebut secara bertahap dan sistematis.
Acara paripurna ini turut dihadiri oleh Asisten I Provinsi Sulut Denny Mangala yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara Julius Selvanus Komaling, Wakil Bupati Fredy Tuda, Kapolres AKBP Handoko Sanjaya, jajaran Kejaksaan, Tim Penggerak PKK, hingga para tokoh masyarakat.

Perayaan ulang tahun ke-18 Mitra ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum refleksi dan pernyataan komitmen untuk membangun masa depan daerah yang lebih baik dan inklusif. (Advertorial)
















