Boltim, PilarAktual.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo, SE., MM., resmi membuka Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Boltim di MTsN 3 Boltim, Senin (7/9/2026).
Kegiatan yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boltim tersebut menjadi salah satu wadah untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus mengembangkan potensi dan prestasi peserta didik di daerah.
Pembukaan OMI tahun ini juga memiliki makna tersendiri.
Untuk pertama kalinya, Kementerian Agama Kabupaten Boltim bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boltim berkolaborasi dalam mendukung kegiatan pendidikan yang melibatkan madrasah dan satuan pendidikan di wilayah tersebut.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan itu.
Di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boltim Dr. H. Aswin Kiay Demak, M.Pd.I., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boltim Chandra Mokoginta, M.Pd., para kepala madrasah dan kepala sekolah, guru, serta peserta OMI.
Dalam sambutannya, Oskar Manoppo mengatakan pembangunan pendidikan tidak boleh hanya dipahami sebatas pembangunan fisik dan penyediaan sarana prasarana.
Menurut dia, pendidikan memiliki tujuan yang lebih besar, yakni membentuk generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Pembangunan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan sarana dan prasarana, tetapi juga menyangkut bagaimana kita memberikan ruang kepada setiap anak untuk mengenali potensinya, mengembangkan kemampuannya, dan memperoleh pengalaman yang membentuk kesiapan menghadapi masa depan,” kata Oskar.
Ia pun mengajak seluruh peserta memanfaatkan OMI sebagai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun cara berpikir.
Menurut Oskar, kompetisi pendidikan bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi pemenang.
Lebih dari itu, kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang bagi siswa untuk memperoleh pengalaman, memperluas wawasan, sekaligus membangun sikap sportif.
“Kegiatan ini memberikan ruang bagi para peserta untuk menguji kemampuan, memperluas wawasan, mengasah cara berpikir, serta membangun pengalaman berkompetisi secara sehat dan sportif,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam membangun kualitas pendidikan.
Ia menyebut sekolah, keluarga, dan pemerintah memiliki peran yang saling berkaitan dalam mendukung tumbuh kembang anak.
“Keberhasilan pendidikan sejatinya adalah buah dari sinergi yang kuat dan selaras antara sekolah, keluarga, serta pemerintah,” tegasnya.
Oskar berharap kolaborasi yang terbangun melalui pelaksanaan OMI dapat terus diperkuat dan menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Boltim.
“Pendidikan akan memberikan hasil yang lebih baik ketika ketiga elemen ini berjalan dalam arah yang sama. Karena itu, kerja sama dan komitmen bersama dalam memberikan ruang tumbuh yang baik bagi anak-anak kita harus terus kita perkuat,” lanjutnya.
OMI tingkat Kabupaten Boltim diikuti peserta didik dari berbagai madrasah dan satuan pendidikan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kompetisi dengan semangat untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Kolaborasi antara Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan tersebut diharapkan menjadi langkah positif dalam mewujudkan pendidikan Boltim yang semakin maju, berkualitas, dan berdaya saing.
Melalui momentum tersebut, semangat “Boltim Bangkit” kembali ditegaskan melalui sektor pendidikan sebagai salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi masa depan.
















