Kapolres KuburayaPemda-Halsel

Tak Ada Gerakan, Goni Pertanyakan Kepengurusan Karang Taruna Kabupaten Boltim

PilarAktual.com, Boltim – Muhammad Ikbal Goni, Ketua Karang Taruna Trisakti Desa Tutuyan III Kecamatan Tutuyan, mengkritik kepengurusan Karang Taruna Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang hingga kini dinilainya masih vakum.

Selin itu, dirinya juga mengkritik Dinas Sosial yang menurutnya kurang perhatian terhadap organisasi tersebut.

“Dari awal Pemerintahan Boltim, Karang Taruna Kabupaten tidak ada pergerakkan sama sekali. Dari dinas terkait dalam hal ini Dinas Sosial juga terkesan tidak ada perhatian mengenai pembentukkan struktur kepengurusan definitif di tingkat Kabupaten,” sebut Ikbal Goni, Ketua Karang Taruna Trisaksi, Desa Tutuyan III, Kamis (12/8/2021).

Dia juga menyinggung soal bantuan pemerintah kepada Karang Taruna di tingkat desa.

Kata Ikbal, mereka belum disentuh dengan bantuan pemerintah lewat dinas terkait. “Permintaan dari Karang Taruna tingkat Desa terdapat kendala yang terus mengendap, lagi–lagi soal pelayanan,” ujarnya.

Untuk itu, dia mempertanyakan anggaran untuk bantuan ke karang taruna desa di Dinas Sosial Boltim.

Katanya, jangan sampai anggaran yang seharusnya untuk bantuan ke organisasi sosial malah tidak terpakai karena tidak diserahkan ke penerima yang telah mengajukan proposal di tahun-tahun sebelumnya.

“Tentunya ini menimbulkan pertanyaan terkait Pos anggaran tiap tahunnya dikemanakan jangan nanti hanya menjadi ladang penganggaran untuk digeserkan ke kegiatan lainnya atau diSILPAkan secara percuma,” ungkap Ikbal.

Tak hanya itu, proposal bantuan Karang Taruna Desa Tutuyan III yang telah dimasukkan belum mendapat rekomendasi dari Dinas Sosial padahal kelengkapan persyaratannya sudah mereka penuhi.

“Kami dari Karang Taruna Trisakti Desa Tutuyan III memiliki bukti ketidak kooperatifnya dinas terkait, dalam hal ini proposal yang kami ajukan berjalan dari tahun ke tahun belum juga mendapat rekomendasi yang jelas sampai sekarang kendati kelengkapan berkas memenuhi syarat,” pungkas dia.

Dia berharap, hal ini mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten agar Karang Taruna di tingkat desa dapat menjalankan fungsi organisasinya dengan semestinya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Boltim Slamet R Umbola ketika dikonfirmasi menuturkan bahwa tahun 2021 ini belum ada pengurus Karang Taruna di desa yang mengajukan proposal bantuan.

Untuk tahun ini, kata Slamet, pihaknya akan menyalurkan bantuan ke lima organisasi sosial yang telah mengajukan proposal pada tahun sebelumnya.

“Bentuk bantuannya berupa uang langsung senilai Rp 5 Juta. Pembelanjaannya sesuai dengan yang diajukan dalam proposal,” jelas Slamet.

Lanjut dikatakan, Peraturan Bupati tentang bantuan ke organisasi sosial sudah diterbitkan. Tinggal menunggu SK untuk dasar pemberian bantuan tersebut. (HM)

Tinggalkan Balasan