Mitra, Pilaraktual.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan publik.
Salah satu terobosan yang dilakukan adalah mendekatkan layanan administrasi kependudukan melalui Program Pelayanan Administrasi Kependudukan Desa (PAK’De).
Program ini menyasar Desa Wioi Tiga, Kecamatan Ratahan Timur, Kamis (27/2/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil Mitra menggandeng BPJS Kesehatan guna memastikan pemutakhiran data kependudukan.
Kepala Disdukcapil Mitra, Piether Owu, menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat desa dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.
“Kami ingin memastikan layanan kependudukan semakin dekat dengan masyarakat desa. Dengan PAK’De, mereka tidak perlu menghabiskan waktu dan biaya besar untuk mengurus dokumen penting seperti KTP, KK, akta kelahiran, akta kematian, dan pencatatan perkawinan,” ujar Piether Owu.
Selain memberikan kemudahan, kolaborasi dengan BPJS Kesehatan juga bertujuan meningkatkan akurasi data penduduk.
Menurut Piether, ada tiga fokus utama dalam pelaksanaan program ini.
Pertama, memastikan data kependudukan warga lebih akurat dan terkini. Kedua, meningkatkan akses layanan dengan menghadirkan pelayanan langsung ke desa.
Ketiga, memastikan bahwa data yang diperbarui terintegrasi dengan sistem BPJS Kesehatan.
“Dengan integrasi ini, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan dengan lebih mudah dan tepat sasaran,” tambahnya.
Marta Rantung, salah satu warga Desa Wioi Tiga, mengaku sangat terbantu dengan layanan jemput bola ini.
“Biasanya kalau mau urus KTP atau KK harus antre lama di kantor Disdukcapil. Tapi sekarang lebih mudah karena petugas datang langsung ke desa,” ungkapnya.
Di sisi lain, BPJS Kesehatan menyambut baik kerja sama ini.
Salah satu perwakilan BPJS Kesehatan menyatakan bahwa program ini membantu memastikan data peserta lebih akurat dan valid.
“Kami mengapresiasi sinergi dengan Disdukcapil Mitra. Ini memudahkan kami dalam memastikan data peserta BPJS sesuai dengan dokumen kependudukan yang terbaru,” katanya.
Dengan inovasi seperti PAK’De, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat dan masyarakat dapat lebih mudah mengakses hak-hak administrasi kependudukannya.
















