Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menunjukkan keseriusan dalam memperkuat fondasi pembangunan dan tata kelola ekonomi daerah.
Sebagai bagian dari strategi percepatan pembangunan, Bupati Boltim, Oskar Manoppo, mempercayakan sembilan figur profesional sebagai tenaga ahli di Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
Dimana, penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dilakukan langsung oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo, Senin (16/6/2025), dalam upaya memperkuat sistem pemerintahan daerah.
Langkah ini dianggap sebagai respon progresif terhadap dinamika pembangunan yang semakin kompleks dan menuntut kehadiran pemikiran kritis berbasis data.
Para tenaga ahli yang ditunjuk memiliki latar belakang akademik dan pengalaman teknis yang kuat, sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam merumuskan kebijakan strategis daerah.
Adapun sembilan sosok yang dipercaya mengemban peran tersebut antara lain:
Rita Lamusu Manoppo, S.E
Dr. Yance Tawas
Musiran Modeong
Mariam Batalipu
Dian Anggraini Mamonto
Nurmayanti Mokodompit
Brury Paputungan
Uyun K. Pangalinga, S.Pd
Sofyan Atsauri Modeong
Dalam keterangannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa penguatan kebijakan di bidang ekonomi dan pembangunan perlu disokong oleh analisis tajam serta kerja kolaboratif lintas sektor.
“Kita perlu tenaga-tenaga yang tidak hanya ahli, tapi juga punya dedikasi untuk membangun Boltim secara berkelanjutan,” ujarnya.
Keberadaan para tenaga ahli ini akan difokuskan pada tugas-tugas strategis, seperti merancang konsep pembangunan daerah, merumuskan kebijakan fiskal, hingga menyusun program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pemerintah berharap, sinergi antara birokrasi dan tenaga ahli akan menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Salah satu tenaga ahli, Dian Anggraini Mamonto, menyambut baik kepercayaan tersebut.
Menurutnya, ini menjadi momentum untuk menyumbangkan gagasan demi kemajuan daerah.
“Kami siap bekerja dalam kerangka ilmiah dan partisipatif, mengawal pembangunan dari hulu ke hilir,” tuturnya.
Masyarakat dan pengamat kebijakan daerah menyambut positif langkah ini.
Penunjukan tenaga ahli dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengedepankan profesionalitas dan tata kelola berbasis keilmuan.
Pemerintah Kabupaten Boltim meyakini, melalui pendampingan dari tenaga ahli, pembangunan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Di tengah tantangan global seperti ketimpangan ekonomi, perubahan iklim, hingga transformasi digital, kehadiran para pakar ini menjadi penopang penting dalam merumuskan solusi yang adaptif dan berorientasi pada masa depan.
Langkah ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan Boltim bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga penguatan kapasitas intelektual dalam pengambilan keputusan yang berdampak luas bagi masyarakat.
















