Boltim, PilarAktual.com – Peringatan Nuzulul Qur’an di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berlangsung khidmat. Kegiatan yang digelar di Masjid Nurjannah, Tutuyan, pada Jumat (6/3/2026) malam itu dihadiri ratusan jamaah yang memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian acara keagamaan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) M. Iksan Pangalima, yang hadir mewakili Bupati Boltim Oskar Manoppo.
Sejak awal kegiatan, suasana Masjid Nurjannah tampak ramai oleh masyarakat yang datang untuk memperingati momentum penting dalam sejarah Islam, yakni turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW yang menjadi awal diturunkannya kitab suci Al-Qur’an.
Sekda Boltim M. Iksan Pangalima hadir didampingi para Asisten Sekretariat Daerah serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Turut hadir pula tenaga ahli Bupati, tokoh agama, serta tokoh masyarakat yang bersama-sama mengikuti kegiatan tersebut.
Peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi salah satu momentum spiritual bagi umat Muslim, khususnya di bulan suci Ramadhan, untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperkuat nilai-nilai keimanan.
Dalam kegiatan tersebut, jamaah mendapatkan siraman rohani melalui ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Yusuf Dani Pontoh, S.Ag., M.H.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Yusuf Pontoh mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam setiap aspek kehidupan.
Menurutnya, Al-Qur’an bukan sekadar kitab suci yang dibaca, tetapi juga harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi momentum penting bagi kita semua untuk kembali mengingat bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk hidup bagi umat manusia. Karena itu, kita harus menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci Ramadhan, termasuk dengan memperbanyak membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat menjadi pedoman moral dan spiritual dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Sementara itu, kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan religius yang dilaksanakan oleh masyarakat.
Sekda Boltim M. Iksan Pangalima menyampaikan bahwa momentum Nuzulul Qur’an merupakan kesempatan bagi umat Muslim untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia juga berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Selain memperkuat spiritualitas, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi serta membangun kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat.
Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Nurjannah Tutuyan berlangsung dengan penuh kekhusyukan hingga akhir acara.
Jamaah terlihat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib dan khidmat, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an hingga ceramah agama.
Momentum ini diharapkan dapat semakin memperkuat kecintaan umat Muslim terhadap Al-Qur’an serta menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang religius, harmonis, dan penuh kebersamaan.
















