Minsel, PilarAktual.com – Desa Mopolo Esa kecamatan Ranoyapo kabupaten Minahasa Selatan melakukan Refitalisasi dan pelatihan bagi pengurus Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes yang baru terpilih. Adapun kegiatan Refitalisasi dan pelatihan Bumdes ini di laksanakan di Balai Pertemuan Umum desa Mopolo Esa pada hari Kamis (25/11/2021).
Kadis PMD Evert Poluakan yang di wakili kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa Ester Masengi Mengatakan bahwa, Berdasarkan PP 11 tahun 2021 pengurus dan pengelola kegiatan Bumdes harus di Refitalisasi dan di berikan pelatihan dan akan di lakukan evaluasi secara berkala agar SDM mereka lebih profesional dalam mengolah usaha, dengan administrasi dan managemen yang baik sehingga akan mendapatkan hasil yang baik, dan hasil yang di dapat di pergunakan untuk kesejahteraan pengurus dan anggota Bumdes serta masyarakat desa ujar kabid”.

Lanjut Ester, Revitalisasi bumdes merupakan program prioritas penggunaan dana desa tahun 2021 dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, Peningkatan kapasitas pengurus melalui pelatihan pengelolaan Bumdes diperlukan untuk membekali pengurus dalam hal penyelenggaraan dan pengelolaan usaha ucapnya.
Penjabat hukum tua Desa Mopolo Esa Noldy Lumenta SE, dalam sembutannya mengatakan “semoga dengan kegiatan ini para pengurus Bumdes yang percayakan anggota dan masyarakat dapat mengola setiap usaha yang sudah di usulkan dan menjadi program kerja, tata kelola administrasi yang baik dan transparan sehingga usahanya bisa berjalan dengan baik dan berhasil.
Masih kata Lumenta, “jangan mengharapkan dapat gaji dulu dari Bumdes tapi bagaimana usaha atau kegiatan ini bisa berkembang maju dan menguntungkan sehingga bisa mendapatkan untung atau penghasilan dan bisa di gunakan untuk kesejahteraan anggota serta masyarakat desa pada umumnya,” ungkap Noldy.

Di tempat yang sama ketua LSM Anti Korupsi Indonesia (AKI) Sulut Noldy Poluakan yang ikut hadir pada kegiatan tersebut mengingatkan agar, “pengurus yang terpilih harus bekerja secara profesional dan bertanggung jawab sehingga uang negara atau uang masyarakat yang di percayakan untuk di kelola boleh mendapatkan hasil yang baik dan bermanfaat bagi anggota dan masyarakat desa,” terang Poluakan”.
Lanjut Nopol, “sekarang sesuai laporan dan temuan kami di lapangan, hampir semua desa bumdesnya bermasalah dan boleh saya katakan “gagal” sehingga macet, tidak jalan karena bermasalah, maka besar harapan pengurus atau usaha Bumdes Desa Mopolo Esa akan bekerja secara maksimal,” tutup Noldy.
Turut hadir dalam acara tersebut, camat Ranoyapo Franklin Mokoagow SH, Sekdis Pingkan Rambitab SH, Kasie Bumdes PMD Yunita Wina SE, dan Tenaga ahli PMD Donal Mukuan juga para pengurus Bumdes Frengky Lumuko (Ketua), Oldy Kawulur (Sekretaris), Indri Wuisan (Bendara) serta para anggota. (Heisye)
















