Boltim, PilarAktual.com – Disiplin, profesionalitas, dan loyalitas. Tiga kata ini kembali ditegaskan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), M. Iksan Pangalima, saat memimpin apel kerja perdana pekan ini di Halaman Kantor Bupati, Senin (25/8/2025).
Di hadapan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN), Iksan menegaskan bahwa kinerja birokrasi tidak boleh terganggu oleh urusan yang tidak penting.
Ia meminta ASN fokus menjalankan tugas, tanpa terjebak pada dinamika internal yang justru menghambat pelayanan publik.
“ASN tidak perlu kasak-kusuk atau berpikir macam-macam. Tugas kita adalah bekerja dengan baik, menyelesaikan segala yang diperintahkan pimpinan. Jika dikerjakan dengan sungguh-sungguh, hasilnya pun akan baik,” ujarnya dengan tegas.
Iksan mengingatkan, saat ini Pemkab Boltim tengah dihadapkan pada agenda-agenda krusial.
Mulai dari evaluasi RAPBD Perubahan 2025 di tingkat provinsi, penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2026, hingga persiapan penetapan APBD 2026.
Semua proses tersebut, kata dia, harus dijalankan dengan efisiensi.
Program dan kegiatan wajib diarahkan hanya pada hal-hal prioritas sesuai dengan visi Boltim Bangkit.
“Efisiensi berlaku pada program dan kegiatan, agar lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar penting,” jelasnya.
Dalam arahannya, Iksan menekankan tiga pilar yang menjadi fondasi ASN: disiplin, profesional, dan loyal.
Ia menggambarkan disiplin sebagai wadah yang menjaga ketertiban, profesionalitas sebagai kemampuan memahami apa yang harus dikerjakan, dan loyalitas sebagai pengikat agar keduanya bermakna.
“Disiplin itu ibarat wadah. Jika dilaksanakan dengan benar, ia tidak akan tumpah. Profesionalitas membuat kita paham apa yang harus dikerjakan. Namun tanpa loyalitas, dua hal tersebut tidak akan berarti,” tandasnya.
Apel kerja ini tidak hanya menjadi rutinitas, melainkan juga momentum untuk memperkuat tekad bersama.
Iksan mengingatkan seluruh ASN bahwa pelayanan publik adalah tanggung jawab moral sekaligus amanah negara.
“Seluruh ASN harus memiliki satu tekad bersama: Boltim Bangkit. Itu yang menjadi motivasi kita dalam mengabdi kepada daerah dan masyarakat,” tegasnya.
Suasana apel berlangsung khidmat. Para ASN terlihat antusias menyimak arahan Pj Sekda, seakan mendapat energi baru untuk kembali menata semangat kerja.
Pesan yang berulang kali disampaikan Iksan agar ASN disiplin, profesional, dan loyal menjadi pengingat penting bahwa birokrasi adalah motor penggerak pembangunan.
Dengan arahan itu, Pj Sekda berharap seluruh ASN Pemkab Boltim mampu menjaga konsistensi kinerja, menjadikan visi Boltim Bangkit bukan sekadar slogan, melainkan kenyataan yang dirasakan langsung masyarakat.
















