MitraPemerintahanPeristiwaReligi

Pemkab Mitra Awali Tahun dengan Ibadah Bersama di GMIM Sentrum Dame

532
×

Pemkab Mitra Awali Tahun dengan Ibadah Bersama di GMIM Sentrum Dame

Sebarkan artikel ini

Mitra, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) memulai tahun 2025 dengan menggelar ibadah bersama seluruh jajaran pemerintah kabupaten.

Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 6 Januari 2025, di Gedung Gereja GMIM “Sentrum Dame” Tosuraya, Wilayah Ratahan.

Ibadah dipimpin oleh Ketua Badan Kerjasama Antar Umat Agama (BKSAUA) Mitra, Pdt. Rio Tumbelaka, M.Th, dan dihadiri oleh Pejabat Bupati Mitra, Drs. Denny Mangala, M.Si, Sekretaris Daerah (Sekda) David H. Lalandos, AP, MM, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para Camat se-Mitra, serta para calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dalam sambutannya, Denny Mangala menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk memulai tahun baru dengan ibadah bersama.

Baca Juga :  Pengurus PMI Boltim 2026-2031 Resmi Dilantik, Rosita Manoppo-Pobela Siap Perkuat Misi Kemanusiaan

“Kita bersyukur kepada Tuhan karena dapat beribadah bersama di awal Tahun 2025. Kegiatan ibadah ini menjadi bagian penting dalam membangun spiritualitas dan semangat kerja di lingkungan pemerintah,” ujar Mangala.

Ia menambahkan bahwa budaya ibadah telah menjadi tradisi di Pemkab Mitra.

“Setiap bulan, setelah apel pagi, kita langsung melaksanakan ibadah. Selain itu, ada hari-hari tertentu yang disepakati oleh masing-masing perangkat daerah untuk menggelar ibadah bersama. Bahkan, sebelum memulai pekerjaan setiap minggu, ibadah juga dilakukan sebagai langkah awal yang baik,” jelas Mangala.

Dalam refleksi religiusnya, Mangala mengutip ayat Alkitab yang menjadi pedoman dalam bekerja:

“Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu.”

Baca Juga :  Malam Pesona Budaya Batu Bara Dipadati Ribuan Penonton, Bupati Baharuddin Apresiasi Antusias Masyarakat

Ia juga mengingatkan pentingnya orientasi kerja yang menyenangkan hati Tuhan.

Mangala mengutip pernyataan Moktar Riadi, seorang tokoh bisnis, yang mengajarkan kepada karyawannya untuk bekerja demi menyenangkan hati Tuhan, bukan semata-mata pimpinan.

“Jika orientasi kerja hanya untuk pimpinan, semangat kerja bisa menurun saat pimpinan berganti. Namun, jika kita bekerja untuk menyenangkan hati Tuhan, kita akan selalu memberikan yang terbaik,” ungkap Mangala.

Ia menegaskan, siapa pun pemimpinnya, baik di level kabupaten maupun di perangkat daerah, Tuhan akan memberi hikmat kepada pemimpin untuk menilai siapa yang bekerja dengan sungguh-sungguh.

“Tidak perlu mencari muka kepada pimpinan. Tuhan akan memberikan penilaian terbaik melalui hikmat kepada pemimpin,” tambahnya.

Baca Juga :  Refleksi 18 Tahun Boltim, Bupati dan Wakil Bupati Paparkan Strategi Masa Depan Daerah

Mangala menutup sambutannya dengan mengajak seluruh jajaran untuk terus memadukan doa dan kerja keras. “Mari torang berdoa dan bekerja, Ora et Labora,” pungkasnya.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow