Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus memperkuat komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui sektor pendidikan.
Upaya ini kembali ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Program Magister dan Doktor dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang digelar di Aula Kantor Bupati Boltim, Selasa (15/7/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara Pemkab Boltim dan UMM yang telah dijalin sebelumnya.
Melalui sosialisasi ini, peluang pendidikan lanjutan bagi aparatur sipil negara (ASN), tenaga pendidik, hingga masyarakat umum di Boltim semakin terbuka lebar.
Bupati Boltim, Oskar Manoppo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas SDM adalah fondasi utama dalam pembangunan daerah.
Ia menekankan bahwa pendidikan formal, khususnya jenjang magister dan doktoral, bukan sekadar gelar, tetapi sarana untuk membentuk individu yang adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan zaman.
“Program ini bukan hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga mendorong lahirnya generasi yang kompeten, inovatif, dan memiliki semangat pengabdian bagi daerah,” ujar Bupati Oskar.
Ia pun mengajak seluruh ASN, tenaga pendidik, dan masyarakat profesional di Boltim untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya sebagai bentuk investasi jangka panjang, baik bagi diri sendiri maupun bagi kemajuan daerah.
“Kita tidak sekadar ingin mencetak sarjana atau doktor, tetapi ingin menghadirkan generasi pembaharu yang menjunjung tinggi kejujuran, etos kerja, dan loyalitas terhadap daerah,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, Pj Sekretaris Daerah Moh. Iksan Pangalima, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Harris Pratama Sumanta, serta Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulut, Drs. Masrur, M.E. Hadir pula akademisi dari UMM, seperti Prof. Dr. Oman Sukmana, M.Si., Kepala Prodi S3 Sosiologi UMM, serta dosen tamu dari Universitas Muhammadiyah Manado.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi terhadap UMM yang selama ini aktif mendukung peningkatan kapasitas daerah melalui pendidikan tinggi.
“Saya berharap kolaborasi ini bisa diperluas ke sektor riset, pengembangan potensi lokal, dan pengabdian kepada masyarakat. Pendidikan harus menjadi pintu masuk menuju kemajuan Boltim yang inklusif dan berkelanjutan,” tandasnya.
Dengan hadirnya program magister dan doktoral di Boltim, harapan untuk menciptakan SDM unggul semakin nyata.
Langkah ini dinilai sebagai bagian penting dari strategi jangka panjang untuk menjadikan Boltim sebagai daerah yang tidak hanya kaya potensi alam, tetapi juga unggul dalam kualitas manusianya.
















