Boltim, PilarAktual.com – Persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-4 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus dimatangkan.
Tim kerja Musda melakukan audiensi dengan pemerintah daerah pada Senin (26/5/2025), guna menyampaikan undangan resmi serta menjalin komunikasi konstruktif.
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Boltim, Argo V. Sumaiku, di Kantor Bupati Boltim.
Dalam kesempatan itu, Wabup Argo Sumaiku menyampaikan pesan penting kepada seluruh elemen pemuda yang terlibat dalam Musda KNPI agar tetap menjaga persatuan dan tidak terpecah belah oleh perbedaan pandangan.
“Pemuda jangan sampai terkotak-kotak. Kalau bisa, bersatulah dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah,” ujar Argo Sumaiku dengan penuh penekanan.
Mantan anggota DPRD Boltim dari Fraksi Demokrat ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi yang sehat antara pemuda dan pemerintah dalam membangun daerah.
Musda KNPI ke-4 Boltim sendiri dijadwalkan akan digelar pada 30 Mei 2025 di Goba Molunow.
Dimana, Agenda ini menjadi momen penting untuk memilih kepemimpinan baru dalam tubuh organisasi KNPI Boltim.
Dalam audiensi tersebut, Ketua Tim Kerja Musda sekaligus bakal calon Ketua KNPI Boltim, Louis Fahli Samola, mengungkapkan bahwa pertemuan ini semula dijadwalkan dengan Bupati Oskar Manoppo.
Namun karena sang bupati sedang menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) di BPK-RI Manado, maka audiensi diterima oleh WabupArgo Sumaiku.
“Kami menyadari kesibukan Bapak Bupati, dan sangat bersyukur karena Bapak Wakil Bupati bisa menerima kami dan memberikan arahan yang sangat berarti,” ujar Louis yang akrab disapa Aii.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan motivasi yang diberikan Wabup, yang menurutnya menjadi dorongan moril dalam menyukseskan pelaksanaan Musda.
“Kami berharap pelaksanaan Musda KNPI ini menjadi ruang konsolidasi dan refleksi bagi pemuda Boltim untuk melahirkan kepemimpinan yang progresif dan inklusif,” imbuh Aii.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana dialogis ini juga menjadi cermin bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan di Boltim terus berjalan dengan baik.
Dukungan moral dari pemerintah menjadi modal penting dalam membangun gerakan kepemudaan yang kuat, solutif, dan berdaya saing.
Musda KNPI Boltim ke-4 diharapkan tak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum memperkuat kembali visi kolektif pemuda dalam menyongsong tantangan pembangunan daerah di masa mendatang.
















