Mitra, PilarAktual.com – Perayaan Lebaran Ketupat 1 Syawal 1446 Hijriah di Desa Bentenan, Kecamatan Pusomaen, Minahasa Tenggara berlangsung meriah pada Senin (14/4/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli, bersama Wakil Bupati Fredy Tuda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Mitra.
Kehadiran Bupati Mitra dan rombongan disambut antusias oleh masyarakat Desa Bentenan.
Dimana, suasana penuh kebersamaan terlihat dari sambutan hangat warga, yang tampak antusias menyambut kedatangan pemimpin daerah mereka.
Dalam sambutannya, Bupati Ronald Kandoli menyampaikan selamat merayakan Lebaran Ketupat kepada umat Muslim di Desa Bentenan.
“Selamat merayakan Lebaran Ketupat 1 Syawal 1446 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin,” ucap Bupati Kandoli di hadapan masyarakat yang hadir.
Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarwarga dan pemerintah daerah, namun juga menjadi momentum penting dengan dilakukannya peletakan batu pertama pembangunan gapura Masjid Baiturrahman Bentenan.
Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ronald Kandoli dan Wakil Bupati Fredy Tuda.
Momen peletakan batu pertama ini disambut dengan ucapan terima kasih dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Mereka merasa bangga dan terharu atas perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan pembangunan fasilitas keagamaan di desa mereka.
“Ini bentuk perhatian nyata dari pemerintah, kami sangat bersyukur atas kehadiran dan kepedulian Bupati dan Wakil Bupati,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah anggota DPRD Minahasa Tenggara, antara lain Rasni Pontororing, Vanda Rantung, SE, dan Arter Dotulong Runturambi.
Selain itu, Camat Pusomaen Jontje Wahongan, para Hukum Tua se-Kecamatan Pusomaen, serta unsur Forkopimcam juga terlihat mendampingi.
Kegiatan yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga tradisi serta memperkuat nilai-nilai keagamaan.
Lebaran Ketupat sendiri merupakan tradisi yang dirayakan umat Muslim seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri.
Kegiatan ini identik dengan kebersamaan dan aneka hidangan khas seperti ketupat, yang menjadi simbol syukur dan persaudaraan.
Dengan kehadiran langsung kepala daerah, perayaan tahun ini menjadi semakin berkesan bagi warga Desa Bentenan.
Diharapkan pembangunan gapura Masjid Baiturrahman dapat segera rampung dan menjadi ikon baru di wilayah tersebut.
















