Kejati Gelar Ekspos Kapal Nautika, Tersangka di Depan Mata

  • Whatsapp

TERNATE, PilarAktual.com Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Maluku Utara dalam waktu menggelar ekspos dugaan korupsi pengadaan kapal nautika pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut di tahun 2019.

Pasalnya tim Aspidsus Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, mengemukan bahwa dugaan kasus korupsi pengadaan kapal nautika akan dilakukan ekspos di internal.

Bacaan Lainnya

“Saat ini untuk audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Malut terhadap kerugian negara baru dimulai. Namun soal audit dari ahli sudah dikantongi,”Kata Aspidsus Kejati Malut Muh. Irwan saat ditemui wartawan pada Rabu (3/2/2021)

 kajati Malut Erryl Prima dan Aspidsus Kejati Maluku Utara Muh. Irwan, (Foto istimewa/PL)

Dijelaskan lagi Aspidsus, Setelah dilakukan ekspos di internal selanjutnya akan mengambil sikap terhadap dugaan kasus tersebut.

Disentil apakah sejauh ini penyidik sudah mengantongi nama nama calon tersangka. Namun dirinya menapik, untuk calon tersangka ditentukan setelah gelar ekspos hasil tersangkanya sudah ada di depan mata.

“Calon tersangka kita belum tahu. Nanti pada saat gelar ekspos akan menentukan siapa tersangkanya, dan suda ada di depan mata” Ujarnya.

Sekadar diketahui, kasus dugaan korupsi pengadaan kapal nautika dan alat simulator ini dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 senilai Rp 7,8 miliar. Perusahaan yang menangani kegiatan yang melekat di Dikbud Malut adalah PT. Tamalanrea Karsatama.

Dalam kasus itu, sudah banyak saksi telah diperiksa, termasuk Direktur PT. Tamalanrea. Ibrahim Ruray, Istri Ikbar Ruray, Kepala ULP Provinsi, Mantan Kadikbud Malut Imran Yakub, bendahar Dikbud dan beberpa kepala Sekolah (Kepsek) yang menerima Alat Simulator. (Tam/red)