Minsel, PilarAktual.com – Suasana berbeda terlihat di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Selatan (Minsel), pada Jumat (14/2/2025).
Para pengendara yang melintas mendapatkan kejutan berupa bunga dan cokelat dari Kapolres Minsel AKBP David Candra Babega, SIK, MH, beserta Ketua Bhayangkari Cabang Minsel Ny. Qori David Candra.
Aksi ini bukan sekadar perayaan Hari Valentine, tetapi juga bagian dari Operasi Keselamatan Samrat 2025 yang tengah berlangsung.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pengguna jalan akan pentingnya tertib berlalu lintas guna menekan angka pelanggaran serta mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah Minahasa Selatan.
“Operasi Keselamatan ini dilaksanakan selama 14 hari, mulai dari 10 hingga 23 Februari 2025. Kami berfokus pada edukasi dan himbauan kepada pengendara serta pengemudi kendaraan bermotor agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan raya,” ujar AKBP David Candra Babega.
Menurutnya, pembagian bunga dan cokelat ini menjadi salah satu cara kreatif untuk menarik perhatian masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya disiplin berlalu lintas.
Penghargaan kecil ini diberikan kepada para pengendara yang mematuhi aturan, seperti menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, serta menaati rambu lalu lintas.
“Bertepatan dengan momen Hari Valentine, kami ingin menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas juga bisa diapresiasi. Kami berharap pendekatan humanis seperti ini dapat lebih efektif dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat,” tambah Kapolres.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat utama, perwira, serta personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Minsel yang turut serta dalam pembagian bunga dan cokelat kepada pengendara.
Selain itu, petugas juga membagikan brosur berisi informasi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas serta aturan-aturan yang wajib dipatuhi di jalan raya.
Antusiasme terlihat dari para pengguna jalan yang menerima bunga dan cokelat tersebut. Banyak dari mereka mengapresiasi langkah kepolisian dalam mengedukasi masyarakat dengan cara yang lebih bersahabat.
Salah satu pengendara, Rina (32), mengaku terkejut dan senang dengan aksi simpatik ini.
“Biasanya kalau ada razia, kita deg-degan. Tapi ini beda, malah dikasih bunga dan cokelat. Saya jadi makin sadar pentingnya tertib berlalu lintas,” ujarnya sambil tersenyum.
Kapolres Minsel kembali mengimbau seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara.
“Mari kita bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Jangan hanya karena takut kena tilang, tetapi karena kita benar-benar peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan,” tegasnya.
Dengan pendekatan humanis seperti ini, diharapkan Operasi Keselamatan Samrat 2025 dapat berjalan lebih efektif dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Ke depan, Polres Minsel berencana untuk terus menghadirkan berbagai inovasi dalam kampanye keselamatan di jalan raya.
















