Sulut, PilarAktual.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) menggelar kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu di Desa Pakuweru, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan.
Sebanyak 620 paket sembako diserahkan langsung oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, didampingi oleh Ketua Bhayangkari Sulut Ny. Joan Roycke Langie, serta jajaran pejabat utama Polda Sulut dan pengurus Bhayangkari.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (26/6/2025) itu turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Minahasa Selatan.
Penyaluran bantuan dipusatkan di Balai Desa Pakuweru dan berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Tak hanya menyerahkan paket bansos, Polda Sulut juga menggelar bakti kesehatan, sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Roycke Harry Langie menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendekatkan diri dengan masyarakat serta menghadirkan pelayanan yang humanis.
“Kami ingin masyarakat betul-betul merasakan kehadiran Polri, bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam kepedulian terhadap kesejahteraan warga,” ujarnya.
Salah satu warga penerima bantuan, Max Kodongan (71), tak kuasa menyembunyikan rasa harunya.
Petani yang telah puluhan tahun bermukim di Desa Pakuweru ini menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas perhatian Polda Sulut terhadap desanya.
“Terima kasih untuk Bapak Kapolri, khususnya kepada Bapak Kapolda Sulut yang telah datang dan memberikan bantuan kepada kami di desa yang kami cintai ini,” tutur Max dengan suara bergetar.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Polri bukan hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial masyarakat.
Bantuan yang disalurkan diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, terlebih di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil pasca-pandemi.
Polda Sulut melalui kegiatan ini ingin membangun hubungan emosional dan rasa kebersamaan antara aparat penegak hukum dengan masyarakat, sekaligus menanamkan semangat gotong-royong dan solidaritas sosial.
Dengan mengusung tema besar Hari Bhayangkara ke-79 yang menekankan pada pelayanan yang presisi dan berorientasi pada kemanusiaan, Polda Sulut menunjukkan bahwa transformasi menuju Polri yang modern dan terpercaya terus diupayakan melalui aksi nyata di lapangan.
















