BoltimPemerintahanPeristiwa

Hadapi Ancaman Abrasi, Bupati Oskar Manoppo Ikut Kerja Bakti Bangun Tanggul Darurat di Paret Timur

320
×

Hadapi Ancaman Abrasi, Bupati Oskar Manoppo Ikut Kerja Bakti Bangun Tanggul Darurat di Paret Timur

Sebarkan artikel ini
Hadapi Ancaman Abrasi, Bupati Oskar Manoppo Ikut Kerja Bakti Bangun Tanggul Darurat di Paret Timur

Boltim, PilarAktual.com – Ancaman abrasi yang kian mendekati permukiman warga di Desa Paret Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), memicu aksi cepat dari pemerintah daerah bersama masyarakat.

Pada Sabtu pagi (25/4/2026), Bupati Boltim, Oskar Manoppo, turun langsung ke lokasi untuk mengikuti kerja bakti pembuatan tanggul darurat berupa sandbag di sepanjang pesisir desa.

Sejak pagi hari, suasana di bibir pantai tampak ramai oleh aktivitas warga.

Mereka bahu-membahu mengisi karung dengan pasir, lalu menyusunnya secara berlapis membentuk tanggul sederhana.

Tanggul ini diharapkan mampu menahan terjangan ombak yang dalam beberapa waktu terakhir semakin menggerus garis pantai hingga mendekati rumah-rumah warga.

Kehadiran Bupati Oskar Manoppo di tengah masyarakat bukan sekadar simbolis. Ia terlihat ikut mengangkat pasir, mengisi karung, hingga membantu mengikat sandbag bersama warga.

Baca Juga :  Bupati Oskar Manoppo Tegaskan Tak Boleh Ada Diskriminasi Politik dalam Pilsang 2026

Interaksi yang hangat antara kepala daerah dan masyarakat mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat di wilayah tersebut.

Antusiasme warga Desa Paret Timur pun terlihat tinggi.

Tanpa menunggu bantuan penuh dari pemerintah, masyarakat secara swadaya menyediakan karung dan material pasir.

Mereka sadar bahwa abrasi yang terus terjadi bisa mengancam tempat tinggal mereka jika tidak segera ditangani.

“Ini adalah langkah darurat yang harus kita lakukan bersama. Kondisinya sudah sangat mendesak,” ujar salah satu warga di lokasi kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Oskar Manoppo menjelaskan bahwa pembangunan tanggul darurat ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki.

Baca Juga :  Wakil Bupati Batu Bara Ajak PPIR Perkuat Sinergi dan Dukung Pembangunan Daerah

“Pembangunan tanggul sementara ini merupakan swadaya masyarakat. Dengan adanya keterbatasan anggaran, pemerintah daerah berinisiatif bekerja sama dengan masyarakat,” ujar Oskar.

Ia menambahkan, upaya ini tidak akan berhenti pada solusi sementara.

Pemerintah daerah, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), akan mengusulkan bantuan anggaran ke pemerintah provinsi guna penanganan abrasi secara lebih permanen.

“Insya Allah, melalui BPBD, kami akan mengusulkan ke pemerintah provinsi agar ada alokasi anggaran khusus untuk penanganan abrasi di wilayah ini,” lanjutnya.

Abrasi di wilayah pesisir Boltim memang menjadi perhatian serius dalam beberapa tahun terakhir.

Gelombang laut yang semakin kuat, ditambah perubahan kondisi alam, mempercepat proses pengikisan pantai.

Baca Juga :  Hadiri RUPS LB Bank SulutGo, Bupati Oskar Manoppo Dukung Penataan Pengurus Sesuai Arahan OJK

Jika tidak ditangani secara komprehensif, dampaknya bisa meluas, mulai dari kerusakan infrastruktur hingga relokasi permukiman warga.

Kegiatan kerja bakti ini juga dihadiri oleh Kepala BPBD Fitra Damopolii, pemerintah Desa Paret Timur, serta tenaga ahli Bupati yang turut memantau jalannya proses pembangunan tanggul darurat tersebut.

Langkah cepat yang dilakukan Bupati bersama masyarakat ini menjadi gambaran nyata pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana.

Di tengah keterbatasan, sinergi antara pemerintah dan warga menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan lingkungan dan permukiman.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow