Mitra, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah janji terhadap empat pejabat fungsional di lingkungan ASN, Jumat (10 Oktober 2025).
Upacara sakral itu dilaksanakan di gedung BKPSDM, sebagai bagian dari pemantapan struktur birokrasi yang terus menjadi fokus pemerintahan Mitra.
Acara dipimpin oleh Asisten III, Elly Sangian, ME, mewakili Bupati Ronald Kandoli dan Wakil Bupati Fredi Tuda yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan, ditegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan tahap penting dalam karier ASN yang baru dilantik.
“Kami tidak memandang pelantikan ini sebagai hadiah, melainkan amanah besar demi pelayanan publik,” ujar Sangian.
Menurutnya, jabatan fungsional memiliki karakter strategis untuk mendukung fungsi pemerintah, pembangunan, dan pelayanan masyarakat.
Oleh karena itu, promosi jabatan bukan hanya penghargaan formal, melainkan kepercayaan publik yang harus dijawab dengan kinerja nyata.
Beberapa hal menjadi sorotan dalam sambutan itu: profesionalisme teknis, integritas moral, kemampuan beradaptasi dalam era digital, serta kolaborasi antar instansi.
ASN fungsional diharapkan menjadi motor perubahan dalam birokrasi, tidak hanya sebagai pelaksana, tetapi juga sebagai inovator yang bergerak responsif terhadap tantangan zaman.
“Setiap jabatan hanyalah amanah ketika dikelola dengan keikhlasan dan tanggung jawab, akan memberi makna mendalam bagi organisasi dan masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat baru dan berharap mereka dapat meneguhkan kontribusi bagi daerah.
Berikut nama-nama pejabat fungsional yang dilantik:
Meyta Sauba, S.Pd., M.Pd.
Dari Sekretaris Kecamatan Ratahan (Kecamatan Ratahan) menjadi Guru Ahli Muda di SD Inpres Tombatu I – Dinas Pendidikan. Mendapat promosi ke golongan Penata Tingkat I (III/d).Irwan Sjah Amac, S.E.
Sebelumnya menjabat Analis SDM Aparatur Ahli Pertama di Bidang Kinerja dan Penghargaan (BKPSDM). Kini naik menjadi Analis SDM Aparatur Ahli Muda di bidang yang sama — golongan Penata (III/c).Omi Olvi Lumbu, S.P.
Bergeser dari Penyuluh Pertanian Mahir di Dinas Pertanian menjadi Penyuluh Pertanian Penyelia, menduduki jenjang Penata Muda Tingkat I (III/b).Veybe Fientje Lonto, S.P.
Dari Penyuluh Pertanian Terampil kini menjadi Penyuluh Pertanian Mahir, masuk dalam posisi golongan Pengatur Muda Tingkat I (II/b).
Pelantikan ini mencerminkan langkah konsisten Pemkab Mitra dalam memperkuat aparatur internal melalui pengisian jabatan fungsional sesuai kompetensi dan kinerja.
Dengan struktur birokrasi yang makin khas dan profesional, diharapkan pelayanan publik di Mitra makin prima dan responsif.
Dalam suasana penuh harap itu, Bupati diwakili berpesan: “Mari kita jadikan jabatan ini sebagai ruang pengabdian, bukan sebagai kedudukan semata.”
Seruan ini menjadi pengingat bahwa bagi Pemerintah Mitra, ASN bukan sekadar abdi negara, melainkan ujung tombak transformasi menuju birokrasi bersih, inovatif, dan melayani.
















