Mitra, PilarAktual.com – Upaya meningkatkan ketahanan pangan lokal kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melalui aksi nyata di sektor pertanian.
Pada Selasa (17/6/2025), Bupati Ronald Kandoli bersama jajaran pemerintah dan TP PKK menanam bibit padi di areal persawahan Tatengesan, Kecamatan Pusomaen.
Didampingi Ketua TP PKK Ny. Stefa Kandoli Antou, Asisten Pemerintahan dan Kesra Jani Rolos, Kadis Pertanian Ir. Vecky Monigir, serta Camat Pusomaen Ir. Jontje Wahongan, kegiatan ini menjadi simbol komitmen daerah dalam mendorong swasembada pangan dan meningkatkan produksi pertanian secara berkelanjutan.
Menurut Bupati Kandoli, kegiatan penanaman bibit padi ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan pangan di Minahasa Tenggara.
“Ini sudah menjadi komitmen Pemkab Mitra untuk meningkatkan produksi pangan dan mencapai swasembada pangan. Diharapkan melalui kegiatan ini bisa meningkatkan produksi padi dan mengembangkan sektor pertanian di daerah Mitra,” ujar Kandoli saat memberikan sambutan.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk kembali melihat pertanian sebagai sektor strategis yang tidak hanya menopang ekonomi keluarga, tetapi juga berperan besar dalam menjaga stabilitas pangan daerah.
Aksi tanam padi ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Mitra untuk memperkuat kemandirian pangan lokal.
Melalui program-program pengembangan pertanian, mulai dari peningkatan kualitas bibit, pelatihan petani, hingga perluasan lahan produktif, pemerintah berharap masyarakat dapat menikmati hasil pertanian yang berkualitas dan berkelanjutan.
Kadis Pertanian, Ir. Vecky Monigir, mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mendampingi petani dalam menerapkan teknologi pertanian yang ramah lingkungan serta efisien dalam penggunaan sumber daya.
“Kami dorong petani untuk memanfaatkan benih unggul dan teknik tanam modern demi hasil panen yang maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Ny. Stefa Kandoli Antou menilai keterlibatan semua pihak, termasuk keluarga dan komunitas perempuan, sangat penting dalam mendukung keberhasilan swasembada pangan.
Menurutnya, keberhasilan pertanian juga bermula dari rumah tangga yang memahami pentingnya pangan sehat dan lokal.
Kegiatan penanaman ini disambut antusias oleh masyarakat dan kelompok tani setempat yang ikut serta langsung dalam proses penanaman.
Mereka berharap dengan dukungan pemerintah, kesejahteraan petani semakin meningkat dan ketersediaan pangan di Mitra bisa lebih terjamin.
Dengan semangat kolaboratif ini, Minahasa Tenggara bertekad untuk terus melangkah menuju kemandirian pangan yang berkelanjutan.
















