PILARAKTUAL.COM, BOLTIM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melakukan pengecekan pupuk bersubsidi pada sejumlah kios dan pengecer guna menunjang ketahan pangan, di tahun 2022
Kepala Distan Boltim, Matt Sunardi S.PKP mengatakan, setelah mensosialisasikan Permentan 10 Tahun 2022, tentang tata cara penetapan alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi, maka perlu dilakukan pengecekan pupuk bersubsidi guna meningkatkan produktivitas dan asupan pupuk organik agar terpenuhi bagi para petani.
āPupuk sangat vital untuk meningkatan produktivitas tanaman sementara ketergantungan akan pupuk kimia sulit dihindari mengingat tanah di Indonesia termasuk Boltim sering menerima asupan pupuk kimia ketimbang penggunaan pupuk organik,ā ujar Mat, pada Selasa (01/11/2022)
Lanjutnya, pada kesempatan ini pihaknya juga melakukan edukasi kepada para pengecer dan petani agar secara bertahap menggunakan pupuk organik.
āPupuk yang dijual di kios dan pengecer adalah pupuk kimia bersubsidi, namun akhir-akhir ini subsidi makin membebani anggaran pemerintah sehingga mulai dikurangi serta melakukan langkah antisipasi berupa penggunaan pupuk organik,ā ujarnya.
Dikatakannya, untuk menerima pupuk subsidi tersebut, para petani harus tergabung dalam kelompok tani, sehingga diharapkan bagi petani yang belum terdaftar untuk sesegera mungkin bergabung dalam kelompok.
āUntuk para petani yang namanya belum ada dalam daftar, solusinya tahun ini harus bergabung dalam kelompok tani dengan memasukan NIK ke sistem penerima pupuk bersubsidi,ā
Ditambahkannya, saat ini lahan tanaman yang disubsidi pupuk tinggal pada 9 komoditi dari 60 tanaman sebelumnya.
āYakni padi, jagung, kedelaiĀ cabe, bawang merah, bawang putih, kopi, dan tebu. Di luar 9 komoditi iniĀ menggunakan pupuk non subsidi,ā pungkasnya. (Billy)
















