MitraPemerintahanPeristiwa

Diskoperindag Mitra Sidak Ritel Modern, Temukan Kekosongan Stok Beras

704
×

Diskoperindag Mitra Sidak Ritel Modern, Temukan Kekosongan Stok Beras

Sebarkan artikel ini
Diskoperindag Mitra Sidak Ritel Modern, Temukan Kekosongan Stok Beras

Mitra, PilarAktual.comPemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah ritel modern yang beroperasi di Kecamatan Ratahan, Senin (7/7/2025).

Langkah ini dilakukan untuk memantau ketersediaan bahan pokok (bapok) sekaligus menindaklanjuti perkembangan harga kebutuhan masyarakat menjelang pertengahan tahun.

Kepala Diskoperindag Mitra, Franky Wowor, S.Sos., menjelaskan bahwa sidak ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi daerah terkait pengendalian inflasi dan distribusi bahan pokok.

Dalam pemantauan tersebut, pihaknya tidak hanya memeriksa stok barang, tetapi juga memastikan masa kedaluwarsa produk pangan yang beredar di pasaran.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai upaya konkret menindaklanjuti arahan terkait inflasi dan ketersediaan bapok. Terutama terhadap sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, seperti beras,” ujar Wowor.

Baca Juga :  Pemkab Boltim Perkuat Sinergi Lintas Sektor Sukseskan Sensus Ekonomi

Dari hasil pantauan lapangan, ditemukan adanya kekosongan stok beras di beberapa ritel modern di pusat ibu kota kabupaten.

Kekosongan ini, menurut pihak ritel, disebabkan oleh kendala pasokan dari distributor serta keterlambatan proses pengiriman.

“Kami sudah mendapatkan informasi dari pihak pengelola ritel. Untuk stok beras memang ada kendala dari pihak distributor dan distribusinya belum lancar. Namun untuk kebutuhan pokok lainnya masih tersedia dan terpantau aman,” jelas Wowor.

Ia menambahkan bahwa Diskoperindag Mitra akan terus melakukan pemantauan secara berkala di seluruh wilayah kabupaten.

Tujuannya agar distribusi bahan pokok tetap terkendali dan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Pemantauan akan berlanjut ke kecamatan-kecamatan lainnya. Ketersediaan bapok adalah salah satu indikator penting dalam stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bupati Batu Bara Apresiasi Peran Karang Taruna dalam Pemberdayaan Generasi Muda

Sidak tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam melindungi konsumen dari potensi peredaran barang kedaluwarsa yang membahayakan kesehatan.

Diskoperindag pun mengingatkan seluruh pelaku usaha ritel untuk tetap menjaga kualitas dan kuantitas barang dagangan mereka.

Dengan adanya pemantauan seperti ini, masyarakat diharapkan merasa tenang dan mendapatkan kepastian dalam mengakses kebutuhan pokok dengan harga dan kualitas yang layak.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow