Mitra, PilarAktual.com – Kecamatan Pasan, Minahasa Tenggara, merayakan perayaan ulang tahunnya yang ke-14 dengan kegiatan yang sarat makna,Ā Senin, 29 April 2024, .
Acara ini dihadiri oleh Pj. Bupati Minahasa Tenggara, yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jani Rolos, S.Sos, ME, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Tenggara, Ir. Ellen D. Cumentas, ST, Sp-1.
Sebagai puncak dari perayaan tersebut, peletakan batu pertama pembangunan pagar kantor Kecamatan Pasan menjadi momen yang menggugah. Sambutan hangat dari Asisten I yang menyampaikan pesan Bupati, serta aksi tegas Ketua TP-PKK dalam peletakan batu pertama tersebut, menandai komitmen pemerintah terhadap pembangunan di wilayah tersebut.

Tema adat yang diusung dalam perayaan ini menjadi panggung bagi keberagaman budaya masyarakat setempat. Dengan mengenakan pakaian adat, mereka mempersembahkan berbagai lomba dan hiburan yang mengundang decak kagum. Sementara itu, Ketua TP-PKK secara akrab bersapa dan menilai lomba-lomba yang digelar, sementara Asisten I bersama Camat Pasan, Andrew Jowangkay SE, MM, meluncurkan Aplikasi SID (Sistem Informasi Daerah).
Perpaduan antara kegiatan adat dan pembangunan juga tercermin dalam pemberian hibah kepada kelompok musik bambu Gema Dirgantara Liwutung. Tak lupa, momen kebersamaan masyarakat dalam menikmati hidangan lezat yang disajikan di meja berdaun pisang, semakin melengkapi suasana pedesaan yang hangat.
Acara rekreasi pun tak kalah meriah dengan berbagai pertunjukan menarik, mulai dari show baju adat hingga lomba dansa musik bambu. Asisten 1 dan Ketua TP-PKK tampak begitu menikmati momen syukur bersama masyarakat Pasan, menunjukkan kedekatan antara pemerintah dan rakyat dalam memelihara budaya dan kebersamaan yang kuat di wilayah tersebut.
Tidak hanya dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Kepala Dinas dan Forum Kerukunan Umat Beragama, namun juga diwarnai oleh kehadiran para Mantan Camat Pasan, menambah nilai sejarah dan kebersamaan dalam perayaan tersebut. Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore ini tak hanya sekadar perayaan, melainkan juga simbol dari dukungan penuh pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya Pasan.
















