Minut, PilarAktual.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, mempertegas peran strategis daerahnya dalam arah pembangunan Provinsi Sulawesi Utara dengan menghadiri langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulut Tahun 2025–2029.
Agenda penting ini digelar di Hotel The Sentra, Minahasa Utara, pada Senin (1/7/2025) dan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Victor Mailangkay, mewakili Gubernur Yulius Selvanus.
Dalam forum yang mempertemukan seluruh kepala daerah se-Sulut ini, Bupati Oskar Manoppo tidak hanya hadir sebagai undangan, tetapi juga ikut aktif dalam menyusun arah kebijakan pembangunan lima tahun ke depan.

Puncaknya, ia turut menandatangani berita acara Musrenbang bersama para kepala daerah lainnya.
“Penandatanganan ini bukan sekadar formalitas, melainkan simbol komitmen Boltim untuk menyatu dalam arus pembangunan provinsi yang lebih terintegrasi dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati Oskar Manoppo dalam keterangannya.
Musrenbang RPJMD Provinsi Sulut menjadi ruang strategis penyelarasan kebijakan antara pemerintah provinsi dan daerah.
Dalam paparannya, Pemerintah Provinsi Sulut membeberkan capaian indikator makro, delapan misi pembangunan prioritas, serta program-program lintas kabupaten/kota yang diproyeksikan membawa manfaat luas.

Beberapa program unggulan yang secara langsung berdampak bagi Kabupaten Boltim, di antaranya:
Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST),
Pengembangan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah,
Penguatan mutu dan akses pendidikan,
Pengembangan energi baru terbarukan di wilayah pesisir.
Bupati Oskar Manoppo menyambut positif berbagai rencana tersebut dan menyatakan kesiapan Pemkab Boltim dalam mengawal implementasinya di lapangan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar seluruh program berjalan efektif dan menyentuh kebutuhan riil warga.
“Visi Boltim Bangkit sepenuhnya selaras dengan misi Provinsi Sulut. Kami akan pastikan bahwa proses perencanaan ini tidak berhenti di atas kertas, tapi berjalan sampai ke tingkat eksekusi yang pro-rakyat,” tandasnya.
Forum ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, DPRD, OPD, akademisi, serta mitra pembangunan dari berbagai sektor.
Musrenbang RPJMD Sulut kali ini menjadi tonggak awal bagi sinergi pembangunan yang tidak hanya menjangkau ibu kota provinsi, tetapi juga hingga pelosok kabupaten, termasuk Boltim.
Dengan semangat kolaborasi dan integrasi, seluruh kepala daerah yang hadir menyatakan komitmen bersama untuk menjadikan pembangunan di Sulawesi Utara lebih adil, berkelanjutan, dan menyeluruh. (Advertorial)
















