Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus mempertegas komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah.
Dimana, pada Minggu (19/10/2025), Bupati Oskar Manoppo melakukan kunjungan kerja ke SDN 1 Jiko Belanga untuk meninjau pembangunan jamban dan fasilitas sanitasi sekolah yang saat ini tengah dikerjakan.
Sebelumnya, ia terlebih dahulu mengecek progres pembangunan ruang kelas guru di SMPN Satu Atap Matabulu tanda bahwa perhatian Pemda Boltim terhadap dunia pendidikan bersifat menyeluruh.
Di SDN 1 Jiko Belanga, Bupati Oskar menyampaikan bahwa fasilitas sanitasi yang layak bukan sekadar akses tambahan, melainkan bagian integral dari lingkungan belajar yang aman dan sehat.
“Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman dan sehat bagi anak-anak kita. Karena itu, setiap pembangunan, termasuk fasilitas sanitasi, harus benar-benar memperhatikan kualitas,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pihak sekolah, pemerintahan desa hingga masyarakat agar pelaksanaan pembangunan berjalan secara tepat waktu dan sesuai standar kebersihan.
Tampak dari kunjungan, pembangunan jamban dan sarana sanitasi ini sedang berjalan aktif dengan gotong-royong antara guru, orang tua siswa, dan aparat desa setempat.
Bupati Oskar Manoppo tak lupa memberikan apresiasi atas kerja sama tersebut, yang menurutnya menjadi pondasi keberhasilan kualitas pendidikan di daerah.
“Saya bangga melihat anak-anak, guru, dan masyarakat bersama mendukung peningkatan fasilitas ini. Dengan lingkungan yang bersih dan nyaman, proses belajar mengajar akan semakin optimal,” ujarnya.
Sementara itu, dalam kunjungan ke SMPN Satu Atap Matabulu, progres pembangunan ruang kelas guru menjadi fokus utama.
Ruang yang nantinya akan digunakan para pendidik ini diharapkan bisa memperkuat fungsi pembinaan guru dan meningkatkan kualitas pengajaran.
Kunjungan ke dua lokasi ini menjadi bagian dari rangkaian kerja rutin Bupati Oskar yang ingin memastikan setiap rupiah anggaran pendidikan digunakan secara efektif dan tepat sasaran.
Bupati juga memastikan bahwa pembangunan tersebut akan selesai sesuai jadwal. Ia meminta agar kontraktor dan pengawas proyek menerapkan material yang baik dan memperhatikan detail kebersihan lingkungan sekolah sehingga bukan hanya fisik bangunan yang selesai, tetapi juga kualitas lingkungan yang mendukung kenyamanan siswa.
“Mutu dan kebersihan lingkungan sekolah sama pentingnya dengan bangunan itu sendiri,” lanjutnya.
Dengan langkah ini, Pemkab Boltim kembali membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya soal kurikulum dan guru, tetapi juga soal kondisi fisik sekolah yang memadai.
Fasilitas sanitasi yang layak dan ruang kelas yang nyaman diharapkan turut membangun semangat belajar siswa serta meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik.
Jika semua elemen bersinergi sekolah, desa dan masyarakat maka target mencetak generasi unggul di Boltim bisa lebih mudah dicapai.
















