Boltim, PilarAktual.com – Suasana hangat menyelimuti kediaman keluarga Firji Beeg di Desa Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Jumat siang.
Bupati Oskar Manoppo datang langsung menemui keluarga siswa SMAN 1 Kotabunan itu, yang baru saja mengukir sejarah sebagai wakil pertama Boltim di tingkat nasional.
Kunjungan itu bukan sekadar seremonial.
Oskar Manoppo ingin memastikan dukungan penuh dari pemerintah daerah bagi keluarga Firji, terutama jelang keberangkatan ibu dan kakaknya ke Jakarta.
Mereka akan menghadiri undangan istana negara untuk menyaksikan penugasan resmi Firji di ajang nasional.
“Ini momen bersejarah, bukan hanya bagi keluarga, tapi juga bagi seluruh masyarakat Boltim. Anak kita mampu bersaing di tingkat nasional. Itu kebanggaan yang harus kita dukung bersama,” ujar Oskar.
Pemerintah Kabupaten Boltim memfasilitasi seluruh kebutuhan keluarga, mulai dari transportasi hingga akomodasi selama berada di Jakarta.
Tidak hanya itu, sang Bupati turut menyisihkan dana pribadi sebagai uang saku. Isyarat simbolis ini menegaskan perhatian pemerintah pada perjuangan anak daerah.
Pertemuan berlangsung sederhana namun sarat makna. Di ruang tamu rumah keluarga Beeg, perbincangan bergulir hangat.
Oskar mendengar langsung cerita perjuangan Firji sejak awal menyiapkan diri hingga akhirnya terpilih mewakili daerah.
Senyum bangga terpancar dari wajah ibu Firji, yang tak menyangka anaknya mampu membawa nama Boltim sampai ke level nasional.
“Kehadiran orang tua di momen ini penting, karena dukungan moral memberi kekuatan bagi anak untuk melangkah lebih jauh. Kami berharap semangat Firji menjadi pemantik bagi generasi muda Boltim lainnya,” tambah Oskar.
Langkah Firji memang menjadi catatan sejarah. Selama ini, putra-putri Boltim kerap terhimpit keterbatasan fasilitas dan kesempatan.
Namun pencapaian siswa SMAN 1 Kotabunan ini menjadi bukti bahwa dengan tekad dan kerja keras, prestasi tetap bisa diraih.
Bupati Oskar menegaskan, Pemkab Boltim tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga komitmen memfasilitasi generasi muda yang berprestasi, baik di bidang akademik, olahraga, maupun seni.
“Kami ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi anak-anak Boltim untuk berkembang. Firji adalah bukti bahwa tidak ada yang mustahil,” kata dia.
Kunjungan ke rumah Firji menutup dengan doa bersama. Warga sekitar yang ikut hadir tampak antusias menyaksikan.
Mereka mengaku bangga sekaligus terinspirasi.
Bagi masyarakat Kotabunan, keberhasilan Firji bukan hanya soal prestasi pribadi, tetapi juga identitas baru bahwa Boltim mampu bersuara di pentas nasional.
Di balik langkah sederhana itu, terpatri pesan penting: prestasi tidak lahir begitu saja.
Ia tumbuh dari dukungan keluarga, perhatian pemerintah, serta semangat juang anak muda.
Firji Beeg menjadi simbol harapan baru, bahwa generasi Boltim siap melangkah lebih jauh.
















