BoltimPemerintahanPeristiwa

Bupati Boltim dan Ketua TP-PKK Gencarkan Aksi Cegah Stunting di Buyat Barat

335
×

Bupati Boltim dan Ketua TP-PKK Gencarkan Aksi Cegah Stunting di Buyat Barat

Sebarkan artikel ini
Pemkab Boltim dan TP-PKK Gencarkan Aksi Cegah Stunting di Buyat Barat

Boltim, PilarAktual.com – Desa Buyat Barat, Kecamatan Kotabunan, menjadi salah satu titik fokus upaya Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam menekan angka stunting.

Pada Selasa, 22 Juli 2025, Bupati Boltim Oskar Manoppo didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Boltim, Rosita Manoppo Pobela, melakukan monitoring langsung di lapangan.

Kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial.

Bupati Oksar Manoppo dan Ketua TP-PKK memastikan berbagai langkah pencegahan dan penanganan terhadap balita yang mengalami gizi buruk dan stunting, berjalan sesuai dengan standar kesehatan nasional dan program berkelanjutan yang telah dicanangkan pemerintah.

“Kegiatan monitoring ini penting untuk memastikan bahwa seluruh proses penanganan dan pencegahan stunting dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Kami tidak ingin ada satupun anak yang terlewat dari perhatian,” ujar Rosita Manoppo Pobela kepada wartawan.

Baca Juga :  Pemkab Boltim Buka Peluang Investasi Global, Wakil Dubes Belanda Sambut Promosi Potensi Daerah

Dalam kegiatan ini, tim juga menyalurkan bantuan makanan tambahan untuk balita yang mengalami gizi buruk, termasuk yang terindikasi stunting.

Bantuan tersebut terdiri dari telur, susu, beras, serta makanan bergizi lain yang diolah dari bahan pangan lokal.

Inisiatif ini tidak hanya mendukung pemenuhan gizi, tetapi juga mendorong pemanfaatan potensi pangan yang ada di desa.

Bupati Oskar Manoppo menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Boltim untuk menyukseskan program nasional penurunan stunting.

Pemkab Boltim bersama TP-PKK secara aktif mendukung langkah nasional dalam menekan angka stunting. Ini adalah bagian dari kerja bersama lintas sektor,” tegasnya.

Kehadiran langsung Bupati dan Ketua TP-PKK menjadi simbol kuat bahwa isu stunting mendapat perhatian serius di tingkat daerah.

Baca Juga :  HUT ke-18 Boltim, Bupati Oskar Manoppo Serukan Kolaborasi Wujudkan Lompatan Kemajuan Daerah

Tak hanya fokus pada penanganan, namun pendekatan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat terus digalakkan melalui kader-kader posyandu dan tenaga kesehatan.

Dengan sinergi antar elemen pemerintah dan masyarakat, upaya pencegahan stunting diharapkan bukan hanya berhasil menekan angka kasus, tetapi juga membentuk generasi anak Boltim yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow