Boltim, PilarAktual.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, hadir dalam acara penyalaan listrik gratis untuk masyarakat melalui program Light Up The Dream yang digelar PLN di Kecamatan Tutuyan, Jumat (12/9/2025).
Program ini menjadi bagian dari perayaan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Utara.
Menariknya, pendanaan kegiatan ini bukan berasal dari anggaran pemerintah, melainkan dari aksi solidaritas pegawai PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian gajinya.
Secara total, ada 61 rumah tangga di Sulawesi Utara yang menikmati manfaat program Light Up The Dream.
Dari jumlah tersebut, 20 rumah tangga berada di wilayah kerja PLN ULP Modayag, dengan rincian 18 rumah di Kabupaten Boltim dan 2 rumah di Kabupaten Minahasa Selatan.
Manager UP3 Kotamobagu, Hengky Purbolesmono, menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin PLN.
“Kegiatan Light Up The Dream adalah program rutin PLN. Anggarannya murni dari iuran sukarela pegawai untuk membantu calon pelanggan yang membutuhkan listrik. Kali ini, secara simbolis kita nyalakan 20 rumah di Tutuyan, bertepatan dengan rangkaian Charity Run dan HUT ke-61 Sulut,” kata Hengky.
Dalam kesempatan itu, Bupati Boltim didampingi Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, Asisten III Hardiman Pasambuna, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rusli Dajo.
Manager PLN ULP Modayag, Yans Manangka, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan pemerintah daerah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Boltim, khususnya kepada Bupati Oskar Manoppo yang selalu peduli terhadap masyarakat. Beliau terbuka, ramah, dan mendukung penuh upaya kami untuk melayani warga,” ujar Yans.
Bupati Oskar Manoppo menilai program ini sebagai bentuk nyata kepedulian PLN yang patut diapresiasi.
“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Saya bersama jajaran pemerintah menyaksikan langsung partisipasi ikhlas PLN yang memberikan listrik gratis bagi masyarakat Boltim. Ini wujud kolaborasi luar biasa antara pemerintah daerah dan PLN. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” ucap Oskar.
Penyalaan listrik gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang sebelumnya belum bisa menikmati akses listrik.
PLN dan Pemkab Boltim berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi agar lebih banyak warga bisa merasakan manfaat energi listrik.
Dengan adanya program ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses penerangan, tetapi juga peluang lebih luas untuk meningkatkan produktivitas, pendidikan anak, serta aktivitas ekonomi rumah tangga.
Bagi PLN, program Light Up The Dream menjadi bukti bahwa pelayanan publik bisa diwujudkan melalui kepedulian bersama, bukan hanya lewat kebijakan korporasi.
Sementara bagi masyarakat Boltim, kegiatan ini diingat sebagai momen bersejarah ketika kebutuhan dasar berupa listrik akhirnya bisa dinikmati tanpa biaya pemasangan.
















