BoltimKesehatanPemerintahanPeristiwa

Pemkab Boltim Perkuat Penginputan Data Stunting Berbasis Web Monitoring

258
×

Pemkab Boltim Perkuat Penginputan Data Stunting Berbasis Web Monitoring

Sebarkan artikel ini
Pemkab Boltim Perkuat Penginputan Data Stunting Berbasis Web Monitoring

Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus memperkuat komitmennya dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui pemanfaatan teknologi berbasis data.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan Rapat Evaluasi dan Penginputan Data Stunting melalui Aplikasi Web Monitoring Stunting Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, yang digelar di Lantai I Kantor Bupati Boltim, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, M. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P., yang hadir mewakili Bupati Boltim Oskar Manoppo, S.E., M.M.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa percepatan penurunan stunting menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah yang membutuhkan dukungan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Keberhasilan program, menurutnya, tidak hanya bergantung pada pelaksanaan intervensi di lapangan, tetapi juga pada tersedianya data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Oskar Manoppo Tekankan Tiga Pilar Karakter Generasi Muda

“Peran pemerintah daerah sangat krusial. Diperlukan pendekatan konvergensi yang mencakup kolaborasi multisektor serta berbasis data dan bukti sebagai kunci utama dalam memastikan efektivitas intervensi,” ujar Iksan saat membacakan sambutan Bupati.

Ia menjelaskan, pemanfaatan aplikasi Web Monitoring Stunting menjadi instrumen penting dalam mendukung proses pendataan serta pemantauan kondisi stunting di seluruh wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Sistem tersebut diharapkan mampu menghasilkan data yang lebih akurat sehingga menjadi dasar dalam menyusun kebijakan dan menentukan langkah intervensi yang tepat sasaran.

Sekda menekankan bahwa setiap data yang diinput harus memiliki tingkat akurasi tinggi karena akan menjadi acuan dalam pelaksanaan berbagai program penanganan stunting di daerah.

Selain menjadi forum penginputan data, rapat tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi capaian program percepatan penurunan stunting yang telah berjalan.

Baca Juga :  Wabup Argo Sumaiku Pimpin Rapat Persiapan Pilsang Boltim 2026, Camat dan Sangadi Diminta Jaga Netralitas

Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai kendala sekaligus menyusun strategi perbaikan agar program yang dilaksanakan memberikan hasil yang lebih optimal.

“Evaluasi ini sangat penting agar program yang kita laksanakan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka stunting serta peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” lanjutnya.

Menurutnya, penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu sektor saja.

Dibutuhkan sinergi lintas sektor yang melibatkan organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, fasilitas kesehatan, hingga berbagai unsur masyarakat agar setiap intervensi berjalan secara terpadu dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah optimistis target penurunan angka stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dapat dicapai sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.

Mengakhiri sambutan Bupati, Sekda mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas data sekaligus mempererat koordinasi antarinstansi.

Baca Juga :  Polres Mitra Gelar Operasi Patuh Klabat 2026, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas

“Melalui evaluasi dan penginputan ini, terbangun komitmen bersama, sinergi lintas sektor, serta penguatan peran masing-masing pihak, sehingga target penurunan stunting yang telah ditetapkan dapat kita capai bersama,” tuturnya.

Rapat tersebut turut dihadiri para Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, Kepala Puskesmas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Pemkab Boltim berharap penguatan sistem penginputan data berbasis Web Monitoring Stunting dapat meningkatkan kualitas perencanaan, mempercepat pengambilan keputusan, serta memastikan setiap program intervensi yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kesehatan ibu dan anak di daerah.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow