BoltimPemerintahanPeristiwa

Peringati Harganas Ke-33, Bupati Oskar Manoppo Tegaskan Keluarga Penentu Masa Depan Bangsa

290
×

Peringati Harganas Ke-33, Bupati Oskar Manoppo Tegaskan Keluarga Penentu Masa Depan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Peringati Harganas Ke-33, Bupati Oskar Manoppo Tegaskan Keluarga Penentu Masa Depan Bangsa
Bupati Oskar Manoppo pimpin Harganas ke-33 di Boltim dan menegaskan keluarga sebagai penentu masa depan bangsa Indonesia. (Foto: Dok. Kominfo Boltim)

Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 melalui upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Boltim, Senin (29/6/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, SE, MM, didampingi Wakil Bupati Argo V. Sumaiku.

Peringatan Harganas tahun ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk kembali mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Oskar Manoppo membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd.

Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi refleksi bersama mengenai pentingnya memperkuat ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang.

Menteri menilai, Indonesia saat ini berada pada era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity), yaitu kondisi yang ditandai dengan perubahan yang cepat, ketidakpastian, kompleksitas persoalan, dan situasi yang sulit diprediksi.

Baca Juga :  RSUD Amurang Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Warga Apresiasi Perubahan Pelayanan Rumah Sakit

Dalam kondisi tersebut, keluarga memiliki peran strategis sebagai benteng pertama dalam membentuk karakter dan kualitas generasi penerus bangsa.

Saat membacakan amanat tersebut, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa keluarga menjadi faktor penentu keberhasilan Indonesia dalam memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia Emas.

“Ketangguhan keluarga bukanlah sekadar pilihan alternatif, melainkan keharusan mutlak dan urgensi nasional. Hal ini berkorelasi linear dengan masa depan Indonesia dalam memanfaatkan bonus demografi,” ujar Bupati Oskar Manoppo.

Dalam amanat itu juga dijelaskan tiga fokus utama pembangunan keluarga yang harus menjadi perhatian bersama.

Pertama, percepatan penurunan prevalensi stunting melalui pemenuhan gizi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), karena periode tersebut menjadi fase paling menentukan bagi tumbuh kembang anak.

Kedua, memperkuat pendidikan karakter dalam lingkungan keluarga.

Rumah diharapkan menjadi tempat pertama bagi anak memperoleh pendidikan moral, disiplin, tanggung jawab, hingga nilai-nilai kebangsaan yang akan membentuk kepribadiannya di masa depan.

Baca Juga :  BP2RD Ternate Semena-Mena Pungut Pajak Galian C Tanpa Izin

Adapun fokus ketiga adalah membangun ketahanan mental anak agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, adaptif, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial maupun perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap peran orang tua, terutama para ayah.

Kehadiran seorang ayah dinilai tidak cukup hanya secara fisik, tetapi juga harus hadir secara emosional dan psikologis dalam proses tumbuh kembang anak.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, para orang tua diimbau lebih bijak dalam mengawasi penggunaan gawai serta membangun komunikasi yang terbuka dan berkualitas dengan anak-anak mereka.

Langkah tersebut diyakini mampu mencegah berbagai persoalan sosial sekaligus memperkuat hubungan dalam keluarga.

Mengakhiri amanat Menteri, Bupati Oskar Manoppo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengubah paradigma mengenai keluarga.

Menurutnya, keluarga bukan hanya unit terkecil dalam masyarakat, tetapi merupakan titik awal lahirnya berbagai kebijakan pembangunan yang menentukan masa depan bangsa.

Baca Juga :  Ghifar Bopeng Diduga Terafiliasi Dengan PT HNG Pada Proyek Bermasalah

Dari keluarga yang sehat, harmonis, dan tangguh akan lahir generasi yang cerdas, berkarakter, produktif, serta siap menghadapi tantangan global.

Upacara peringatan Harganas ke-33 turut dihadiri Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, ST, ME, Ketua TP PKK Boltim Ny. Rosita Manoppo Pobela, SE, MSi, Staf Ahli I TP PKK Ny. Lucia K. Sumaiku Mokoginta, Amd.Kep., Sekretaris Daerah bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 ini, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur berharap seluruh masyarakat semakin menyadari bahwa keluarga merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi unggul, sekaligus menjadi fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow