Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar Apel Kerja yang dipimpin langsung oleh Bupati Oskar Manoppo, S.E., M.M dan Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, Senin (5/5/2025) di halaman Kantor Bupati Boltim.
Apel ini menjadi momentum evaluasi sekaligus apresiasi atas penanganan bencana banjir yang melanda Desa Togid dan sekitarnya.
Dalam amanatnya, Bupati Oskar menunjuk Wakil Bupati Argo V. Sumaiku sebagai pembina apel.
Dalam sambutannya, Argo Sumaiku menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah menunjukkan solidaritas luar biasa dalam membantu penanggulangan bencana.
“Saya dan Pak Bupati mengucapkan terima kasih atas kerja sama dari seluruh Kepala Satuan Kerja dan ASN Pemkab Boltim. Dalam kondisi sulit ini, kita tetap bergandengan tangan dan bahu-membahu. Karena kebersamaan, kita bisa melewati musibah ini,” ujar Argo.
Ia juga menyebut bahwa partisipasi ASN tidak hanya dalam bentuk tenaga dan waktu, tetapi juga donasi materiil yang cukup signifikan.
“Terakhir dilaporkan bahwa bantuan yang terkumpul sudah mencapai lebih dari seratus juta rupiah. Ini membuktikan kepedulian dan cinta ASN terhadap rakyatnya. Terima kasih juga kepada seluruh pemerintah desa yang aktif membantu,” tambahnya.
Bupati Oskar pun menambahkan penekanan penting terkait percepatan pendataan kerugian masyarakat akibat bencana.
Ia menegaskan bahwa data kerugian harus rampung hari itu juga agar dapat segera direalisasikan Belanja Tidak Terduga (BTT).
“Hari ini semua data kerugian dari bencana di Togid harus selesai agar BTT bisa segera disalurkan. Kita ingin bantuan cepat sampai ke tangan warga yang terdampak,” tegasnya.
Bupati juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk antusiasme dari masyarakat luar daerah.
“Alhamdulillah bantuan datang dari berbagai penjuru—Bitung, Manado, hingga Kotamobagu. Ini bukti bahwa rasa kekeluargaan kita tetap kuat dalam menghadapi musibah,” ucap Oskar.
Ia menyebut bahwa kejadian banjir ini merupakan force majeure atau kejadian luar biasa yang tidak dapat diprediksi.
Namun, justru dalam situasi darurat seperti ini, nilai kemanusiaan dan gotong royong muncul dengan kuat.
Turut hadir dalam apel tersebut Ketua TP-PKK Boltim Ny. Rosita Manoppo-Pobela, S.E., M.Si, serta seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltim.
Apel diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana dan mempercepat pemulihan di daerah terdampak.
















