LABUHA, Pilaraktual.com – Untuk mengantisipasi keluhan atau kebutuhan air oleh masyarakat Halmahera. PLT Direktur PDAM Halsel soleman bobote, terus melakukan monitoring pekerjaan perbaikan kerusakan pipa Air Distribusi utama diameter 160 mm yang berlokasi perbatasan desa Tuakona dan Desa panambunang.
Menurutnya, perkerjaan perbaikan Kerusakan Pipa Air tersebut beberapa saat lagi akan selesai dan menjalan dengan normal.
“Semoga pada malam nanti air suda bisa normal kemabali dan sudah dapat di nikmati oleh masyarakat sektarnya,” Ujar Direktur PDAM Halsel saat ditemui wartawan diruang kerjany, Jumat (02/7/2021)
Selain meninjau perbaikan kerusakan Pipa Air, Sambung dia, pihaknya juga monitoring pekerjaan pemasangan pipa yang di bagun oleh pihak BWS (Balai wilayah sungai) maluku utara yang lokasinya tidak jauh dari Desa tuwakona.
Dia mengakatan, Kegiatan pembangunan sarana air bersih ini di bagun oleh pihak balai wilyah sungai ( BWS) Maluku Utara pada tahun 2021. BWS Malut telah membangun satu sumber air baku yang baru dan itu berpusat di desa gandasuli.
“Harapannya dengan di bagunnya satu sumber air baru ini, kedepan distribusi air di wilayah selatan, dapat meliputi di semua Desa yakni Desa mandaong, kupal, gandasuli, tuakona, panambuang,”Katanya.
Suleman menuturkan, untuk proyeksi kebutuhan air 5 tahun kedepan masih masih tetap aman.
“Olenya itu, kegiatan pihak BWS maluku Utara sangat membantu PDAM Halswl dan tidak berhenti sampai di sini,” Ujarnya.
Meski begitu, Pria kelahiran Orimakurunga ini menyampaikan, mengingat wilayah utara saat ini meliputi beberapa desa diatarannya kampung makian, Desa hidayat puncak, masih terlihat defisit kapasitas air baku. Bahkan, kualitas air di wilayah ini masih keruh.
“Untuk itu dengan melakukan optimalisasi aset mereka yang yang ada di kali sungairah. Karena kualitas sumber air sungairah cukup bagus dan terjadi over capasitas produksi di reservoar sungairah,” Harapnya.
Diriut PDAM Halsel menjelaskan, PDAM Halsel akan terus melakukan perbenahan dan monitoring serta perbaikan jaringan pipa distribusi di wilayah setiap wilayah yang di butuhkan masyarakatnya,
” Maka dengan memastikan kehilangan air secara fisik bisa di tekan agar pelayanan distribusi air wilayah selatan tetap normal. Kalau sampai optimalisasi kapsitas sungai bisa terujud, maka insya allah keluahan pelanggan tentang kekeruhan dan defisit suplai air di zona itu bisa terjawab,” Ungkapnya.
Selain itu dia mengharapkan, kepada pelanggan atau masyarakat Halsel demi kelancaran pelayanan air bersih kepada masarakat di mohon untuk disiplin menunaikan kewajiban pembayaran rekening air setiap bulan.
” Karena jika ada keterlambatn menunggak pembayaran rekening air sangat berpengaruh terhadap operasional persuhaan,” Tandasnya. (Red)
















