Hari Jadi Kabupaten Halmahera Selatan

Genjot PAD, Tim Optimalisasi PAD Pemkab Halsel Rakor Dengan Dua Pimpinan Perusahaan di Jakarta

Genjot PAD, Tim Optimalisasi PAD Pemkab Halsel Rakor Dengan Dua Pimpinan Perusahaan di Jakarta

MALUT, PilarAktual com – Genjot pajak restoran dan izin masuk tenaga asing (IMTA) Tim optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan,melakukan kunjungan serta rapat kordinasi (Rakor) di dua perusahaan besar yang bergerak di sektor pertambangan yaitu, PT. Wanatiara Persada dan PT. Harita Group.

Kegiatan rakor ini berlangsung di Jakarta pada Kamis, (19/05/2022) kemarin.

Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah Halsel, Aswin Adam kepada wartawan Sabtu, (21/05/2022) mengatakan, rakor ini dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak daerah, sehingga kami pemeritah daerah melakukan rapat di kantor pusat di dua perusahaan besar yang bergerak di sektor pertambangan di Obi yaitu PT. Wanatiara Persada dan PT. Harita Group di Jakarta.

“Mendatangi pihak PT. Wanatiara Persada dan PT Harita Group dengan tujuan untuk kordinasi memaksimalkan pajak restoran dan retribusi IMTA dalam rangka mengenjot PAD Halsel,” Ujarnya.

Kata Aswin, sesuai hasil rapat dengan pihak PT. Wanatiara akan berkoordinasi dengan Pimpinan (Pemegang saham) untuk merubah Pola penyediaan makan dan minum di Site supaya bisa berkontribusi ke Pemda melalui pajak restoran, berhubung yang sekarang ini mereka (Kariyawan) yang masak sendiri sekalipun Pihak Perusahaan menyediakan tempat dan bahan makanan untuk dimasak.

Sambung Aswin, pihak Harita Group juga telah membayar Pajak Restoran hanya sebagian anak Perusahaan dibawah Harita lainnya belum. Bahkan kata aswin, sejauh ini baru dua anak Perusahaan yang menggunakan Jasa Boga dan telah menyetorkan pajak restorannya pada tahun 2019-2021.

“Setelah rapat ini, General Menejer PT. Harita akan berkordinasi lagi dengan Pimpinan PT. Harita Group untuk mencari solusi agar semua anak Perusahaan PT. Harita menggunakan jasa boga,” tutur Aswin.

Aswin berharap, kunjungan dan rapat koordinasi dapat ditindaklanjuti kedua pimpinan perusahaan untuk menggenjot peningkatan PAD di Kabupaten Halmahera Selatan.

“Hasil rapat dan kordinasi ini diminta segera dibicarakan internal kedua perusahaan, semoga masukan Pemda dapat diakomodir dan ditindaklanjuti pihak perusahaan demi peningkatan PAD Halsel,” Pungkasnya.

Terpisah Kabid Pendapatan BPKAD Halsel, Rusdi menambahkan bahwa, pihaknya akan terus menggali sumber potensi PAD dan terus melakukan inovasi yaitu integrasi data serta kemudahan akses masyarakat dalam mendaftarkan sampai proses peyetoran kewajiban membayar pajak, semua yang dilakukan untuk target PAD terealisasi setiap tahun.

Selain itu, Rusdi meminta pihak perusahaan menyampaikan data tenaga asing di PT. Harita Group dan PT Wanatiara Persada secara terbuka.

“Maksimalkan penerimaan retribusi IMTA, Pemda juga meminta kepada Pihak Perusahaan agar membuka data pekerja tenaga asing yang bekerja di Perusahaan dan segera menyetorkan Retribusi IMTA ke Pemda berhubung Perda IMTA sudah disahkan,” Tegas Rusdi.

Rusdi menambahkan,tim optimalisasi PAD juga berkunjung ke Kemetrian Ketenagakerjaan RI untuk berkoordinasi terkait masalah IMTA dan hasilnya akan kami tindaklanjuti ke Dinas Nakertrans Kabupaten Halsel untuk menyediakan data dan segera berkoordinasi dengan Kemenaker RI.

Diketahui, kunjungan dan kordinasi di kantor perusahaan tersebut dipimipin oleh ketua tim optimalisasi PAD Halsel, Chaerudiin A. Rahman (Assisten 3 Setda), Ilham Abubakar (Assisten 1 Setda), kepala BPKAD Aswin Adam, Kabid Pendapatan BPKAD Halsel, Rusdi Noh bersama Jurham Kasubid Penetapan Bidang Pendapatan yang didampingi wakil ketua II DPRD Halsel, Muslim Hi Rakib. (Red)