KesehatanKotamobaguPeristiwa

10 Kasus Positif Demam Berdarah di Kotamobagu

225
×

10 Kasus Positif Demam Berdarah di Kotamobagu

Sebarkan artikel ini

Kotamobagu, PilarAktual.com – Kasus Demam Berdarah Dangue (DBD) di Kotamobagu dari bulan Januari 2022 hingga kini, ada 10 kasus positif.

Hali ini sebagai mana di katakan Kepala seksi P2P, Hariyanti Sutarjo SKM. Diruang kerjanya Kantor Dinas Kesehatan Kotamobagu, Kamis (10/2/2022).

“Dari 10 kasus ini sudah mendapatkan penanganan dari rumah sakit dan puskesmas,” ucapnya.

Lanjut Hariyanti, apabila pihak dinas kesehatan mendapatkan pasien yang di duga mengalami demam berdara, maka kami akan langsung tangani dan akan laporkan kepuskesmas di wilaya pasien yang terkena demam berdara (DBD).

“Ada petugas melakukan surveilans untuk turun penyelidikan epidemiologi bertujuan untuk melihat apa kasus penyebab dari kasus DBD ini,” terangya

Baca Juga :  Bupati Oskar Manoppo Resmikan Relokasi 20 KK, Warga Terima Rumah dan Bantuan Modal Usaha

Apabila pasien terkena di sekolah maka kami akan melakukan pemeriksaan di sekolah.

“Apakah ada jentik-jentik demam berdarah di lingkungan situ dan di temukan jentiknya maka kami akan melakukan penanggulangan fogging dan melakukan pemberantasan DBD,” jelasnya.

Hariyanti menjelaskan, sebenarnya fogging hanya melemahkan nyamuk dewasa, pemberantasan sarang nyamuk. Setelah petugas dari puskesmas turun dan menemukan jentik, maka akan dilaporkan di RT setempat.

“Warga harus tahu di tempat mana saja yang bisa menjadi sarang nyamuk dan harus lakukan pembersihan. Tempat-tempat membuat air bisa tergenang, seperti halnya pas bungga yang menguntungkan air, belakang kulkas, dispenser dan sampah basah (pembukus rokok), wadah yang bisa menyebabkan pertumbuhan jentik. Insa Allah jentik mati berarti bisa memutuskan rantai penyebaran demam berdarah (DBD), semoga tidak ada lagi kasus DBD di Kotamobagu,” tutup Hariyanti.

Penulis: Stinki Mamonto | Editor: Redaksi

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Baca Juga :  Ponpes Hubulo Minta Maaf, Keluarga Korban Akhirnya Buka Suara