Wow!!! Opa Lansia Mampu Panjat Kelapa 40 Pohon Sehari

  • Whatsapp

Minsel, Pilaraktual.com – Mungkin ini yang di namakan Kemurahan dan Kasih Tuhan yang sangat berkelimpahan dan Patut di Syukuri atas hidup seorang kakek tua asal desa Paslaten Satu kecamatan Tatapan kabupaten Minahasa Selatan. Jumat (30/4/2021)

Betapa tidak, umur yang sudah rentah tapi masih di karuniakan kesehatan dan kekuatan serta umur panjang dalam melajalani hidup ini, maka hal ini bisa di katakan Mukjizat yang Tuhan berikan, karena walaupun umur yang sudah uzur , Tua rentah tapi masih bisa melaksanakan aktifitas memanjat pohon kelapa tinggi sehari bisa mencapai 40 pohon.

Bacaan Lainnya

Adalah Otniel Kembau, umur 73 tahun yang memiliki 5 orang anak dan 14 cucu, tapi masih bisa melakukan aktifitas yang bisa di bilang di luar batas kewajaran manusia normal pada umumnya, betapa tidak dalam usia yang sudah rentah tapi masih bisa melakukan aktifitas yang biasanya hanya mampu di lakukan oleh orang yang masih umurnya masih muda, karena memanjat pohon kelapa butuh tenaga, konsentrasi, fisik atau stamina yang prima, daya tahan, lutut, tangan, mata yang sehat.

Opa Otniel saat di wawancara awak media ini beberapa waktu lalu mengatakan bahwa, “Semua karena Anugerah Tuhan Yesus, kita biar so tua mar masih boleh ba nae pohon kelapa, kalo ndak mo kerja rupa mo saki kita, kong ndak mo makang reen kalu kita ndak kerja mo cari doi, kita masih ada anak satu lagi yang blum kaweng jadi kita harus bertanggung jawab Puji Tuhan, Makaseh Banyak Tuhan Yesus,” ujar Opa Otniel dengan menggunakan dialeg manadonya.

Lanjut Opa, “Tentu ini bisa menjadi inspirasi, jadi motivasi bagi para anak muda atau siapa saja bahwa hidup ini harus bekerja, berusaha, jangan malas, lakukan tanggung jawab kita sebagai, suami, sebagai seorang anak, seorang ayah dan apapun bentuk tanggung jawab yang ada pa kita, walopun kita pe istri kurang lebih satu tahun meninggal sambil tetap berdoa dan bersyukur kepada Tuhan, mengasihi sesama, hidup ini harus jadi berkat bagi banyak orang dan paling utama mengasihi sesama dan mengasihi Tuhan tutup Otniel. (Helu)