Mitra, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini (PAUD).
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelantikan Pengurus Kegiatan Gugus (PKG) PAUD Kabupaten Minahasa Tenggara yang dirangkaikan dengan pembukaan Bimbingan Teknis Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP), Selasa (2/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gereja GMIM Sentrum Dame Tosuraya itu dihadiri dan dibuka oleh Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Fredy Tuda, yang hadir mewakili Bupati Minahasa Tenggara.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Wakil Bupati Fredy Tuda, ditegaskan bahwa agenda tersebut memiliki nilai strategis bagi kemajuan pendidikan di daerah.
Pelantikan pengurus PKG PAUD dinilai bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat gerakan pendidikan anak usia dini di Minahasa Tenggara.
Menurutnya, keberadaan PKG PAUD memiliki peran vital dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak-anak usia dini.
Karena itu, pengurus yang baru dilantik diharapkan segera menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh dedikasi demi kemajuan pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara.
“Momentum ini menjadi awal baru bagi penguatan pendidikan anak usia dini. Saya mengajak seluruh pengurus untuk bergerak bersama, menjalin kolaborasi yang kuat, serta menghadirkan inovasi pendidikan hingga menjangkau seluruh pelosok daerah,” ujar Tuda saat membacakan sambutan Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, pengurus PKG PAUD, dan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, tangguh, dan siap menghadapi tantangan global di masa depan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Mitra turut membuka kegiatan Bimbingan Teknis Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang diikuti para tenaga pendidik PAUD.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kurikulum sebagai pedoman utama dalam proses pembelajaran.
Menurutnya, kurikulum tidak boleh dipandang hanya sebagai dokumen administratif yang disimpan untuk memenuhi kebutuhan akreditasi semata.
Kurikulum harus menjadi dokumen hidup yang benar-benar diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
“Kurikulum harus menjadi kompas yang mengarahkan setiap proses pendidikan di ruang kelas. Implementasinya harus nyata dan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran anak-anak,” tegasnya.
Untuk memastikan hasil pelatihan dapat diterapkan secara maksimal, Wakil Bupati menginstruksikan Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Tenggara bersama jajaran pengawas sekolah agar melakukan pendampingan dan pengawasan secara berkelanjutan setelah kegiatan berlangsung.
Ia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam praktik pembelajaran di sekolah masing-masing, sehingga manfaat kegiatan tidak berhenti sebatas laporan administrasi.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Tenggara, Nolly Ratela, M.Ed, serta Kepala Bidang PAUD, Lanny Wakhidin.
Kehadiran para pemangku kepentingan pendidikan ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dalam meningkatkan mutu pendidikan sejak usia dini demi menciptakan generasi penerus yang unggul dan berdaya saing.
















