MitraPemerintahanPeristiwa

UMKM Mitra Didorong Naik Kelas, Pemkab Gandeng OJK dan Perbankan Gelar Edukasi Keuangan

431
×

UMKM Mitra Didorong Naik Kelas, Pemkab Gandeng OJK dan Perbankan Gelar Edukasi Keuangan

Sebarkan artikel ini
UMKM Mitra Didorong Naik Kelas, Pemkab Gandeng OJK dan Perbankan Gelar Edukasi Keuangan

Mitra, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui edukasi literasi keuangan.

Bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) SulutGoMalut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, serta PT Bank SulutGo, kegiatan edukasi keuangan digelar di Plaza Ratahan, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program nasional GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) 2026 yang menyasar peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya pelaku UMKM di daerah.

Acara dibuka oleh Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Fredy Tuda, yang hadir mewakili Bupati. Turut mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Mitra, David H. Lalandos.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang dinilai strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi lokal.

Baca Juga :  Pengurus PMI Boltim 2026-2031 Resmi Dilantik, Rosita Manoppo-Pobela Siap Perkuat Misi Kemanusiaan

Menurut Fredy Tuda, tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha saat ini tidak semata berkaitan dengan keterbatasan modal, melainkan masih rendahnya pemahaman dalam mengelola keuangan secara profesional.

“Banyak usaha dengan produk yang sebenarnya sangat potensial, namun tidak mampu bertahan karena pengelolaan keuangan yang belum tertata. Keuangan rumah tangga dan usaha sering kali masih tercampur,” ujar Fredy.

Ia menegaskan, literasi keuangan menjadi kunci penting agar pelaku UMKM dapat naik kelas dan berdaya saing, sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.

Melalui tema “Cerdas Kelola Keuangan dan Bangun Kepercayaan Diri”, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pola pikir pelaku usaha agar lebih disiplin, terstruktur, dan berorientasi jangka panjang.

Baca Juga :  Bupati Batu Bara Sambut Kepulangan Prajurit Yonif 126/Kala Cakti, Apresiasi Pengabdian Menjaga Kedaulatan NKRI

Tak hanya soal teori, kegiatan ini juga membuka akses bagi pelaku usaha untuk mengenal lebih dekat layanan perbankan yang aman dan terpercaya.

Hal ini penting guna memperluas akses pembiayaan formal serta mengurangi ketergantungan terhadap sumber pendanaan informal yang berisiko tinggi.

Senada dengan itu, Kepala OJK SulutGoMalut, Robert H.P. Sianipar, menegaskan bahwa kolaborasi antara regulator, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan merupakan elemen krusial dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif.

“Penguatan literasi dan inklusi keuangan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja bersama agar masyarakat, khususnya pelaku UMKM, semakin percaya diri dalam memanfaatkan layanan keuangan formal,” kata Robert.

Ia menambahkan, peningkatan literasi keuangan akan berdampak langsung pada kualitas pengambilan keputusan bisnis, pengelolaan risiko, hingga kemampuan ekspansi usaha.

Baca Juga :  Wasev TMMD ke-129 Tinjau Kapal Merah, Bupati: Sinergi TNI-Pemda Kunci Bangun Desa

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah perwakilan perbankan, di antaranya Regional CEO BNI Kantor Wilayah 11 SulutTengGoMalut, Didi Suprijanto, perwakilan manajemen Bank SulutGo, Esther Rampengan, serta jajaran dari BNI Cabang Ratahan dan Bank SulutGo Cabang Ratahan.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mempertegas komitmen bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Dengan edukasi yang tepat dan akses layanan keuangan yang semakin luas, pelaku UMKM di Minahasa Tenggara diharapkan mampu berkembang lebih pesat serta menembus pasar yang lebih kompetitif, baik di tingkat nasional maupun global.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow