Kotamobagu

Tingkatkan Kualitas Lingkungan, Pemkot Kotamobagu Bangun Tangki Septik di 2 Desa dan 4 Kelurahan

246
×

Tingkatkan Kualitas Lingkungan, Pemkot Kotamobagu Bangun Tangki Septik di 2 Desa dan 4 Kelurahan

Sebarkan artikel ini

Kotamobagu, pilaraktual.com – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan masyarakat. Tahun ini, program pembangunan sanitasi berupa tangki septik individual akan dilaksanakan secara swakelola di 2 desa dan 4 kelurahan di wilayah Kota Kotamobagu.

Program ini menyasar wilayah padat penduduk yang selama ini rawan terhadap masalah sanitasi dan berisiko terhadap pencemaran lingkungan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kotamobagu, Yeyen Yambo, saat ditemui media di ruang kerjanya, (24/7/2025).

“Untuk tahun ini, akan dilakukan pembangunan sanitasi tangki septik individual di Desa Kobo Kecil dan Kopandakan Satu, serta Kelurahan Kotobangon, Mongondow, Pobundayan dan Gogagoman. Lokasi ini dipilih berdasarkan hasil verifikasi dan pemantauan langsung di lapangan,” ujar Yeyen.

Ia menambahkan, program ini bukan hanya pembangunan fisik semata, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. Berdasarkan hasil survei, ditemukan bahwa di sejumlah wilayah tersebut, saluran pembuangan WC warga langsung mengarah ke sungai, yang dapat memicu berbagai penyakit berbasis lingkungan.

“Ini bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari pencemaran. Setiap desa dan kelurahan akan mendapatkan masing-masing 4 unit tangki septik individual,” jelasnya.

Adapun total pagu anggaran untuk program ini sebesar Rp480 juta, dengan alokasi Rp80 juta untuk masing-masing desa dan kelurahan penerima.

Tahapan sosialisasi telah dilakukan dan saat ini telah dibentuk Kelompok Swakelola Masyarakat (KSM) sebagai pelaksana teknis di lapangan. Yeyen juga menyampaikan bahwa proses penandatanganan kontrak sudah berjalan dan pelaksanaan fisik proyek akan dimulai pada minggu depan.

“Rencananya, pekerjaan dimulai pada 28 Juli dan akan rampung pada 24 Desember 2025,” pungkas Yeyen.

Pemerintah Kota Kotamobagu berharap program ini tidak hanya meningkatkan fasilitas sanitasi warga, tetapi juga membantu mengurangi pencemaran air sungai dan risiko penyakit lingkungan lainnya.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow